Batas Akhir [END]✓

Batas Akhir [END]✓

  • WpView
    Membaca 166,976
  • WpVote
    Vote 10,510
  • WpPart
    Bab 52
WpMetadataReadLengkap Sel, Sep 2, 2025
WpInfo
Fiksi Penggemar
Enhypen
"Pada akhirnya, gue kalah dari semesta." Disaat dirinya mati-matian berjuang, namun semesta justru menolak, menyuruhnya untuk menyerah. Lantas apa yang akan Fabio lakukan? Tetap berjuang hingga semesta menerimanya, atau memilih untuk menyerah seperti apa yang semesta suruh. Lagipula apalagi yang akan Fabio nantikan dari semuanya jika apa yang selama ini dia perjuangkan sudah hancur, itu semua lebih baik dirinya memilih menyerah saja bukan? Tidak ada yang perlu diperbaiki lagi. Tapi akankah Fabio berteguh dengan keputusan nya itu? Amazing cover by bintangart
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#11
dekookoo
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Menjadi Skala ✓
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • RUMAH SINGGAH UNTUK VIONER [COMPLETED]
  • Still with Pain (Terbit)✓
  • LUKA PUNYA CERITA
  • ETᕼEᖇEᗩᒪ ✔
  • About Me • Heewon [End]
  • Cahaya di Antara Bayangan (END) ✓
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • Kara's Journey; Will Walk Again (End) ✓

(Baca selengkapnya hanya di KaryaKarsa) Sejak kepergian ayahnya, Skala menyimpan kesedihannya sendiri. Ia tak ingin menambah beban ibunya dan kakaknya, jadi ia berpura-pura tegar, meski hatinya terasa kosong. Kepergian sang kakak untuk kuliah di luar negeri membuatnya semakin kesepian. Di sekolah, ia menjadi korban perundungan, tetapi ia memilih diam. Hingga suatu hari, sebuah insiden mengubah hidupnya selamanya. Skala yang dulu sehat kini harus menghadapi kenyataan baru-tubuhnya menjadi rapuh, dan dunianya terasa semakin sempit. Mampukah Skala bertahan menghadapi ujian ini? Akankah ia menemukan harapan, atau justru memilih menyerah?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan