Live, Laugh, Love [Editing]

Live, Laugh, Love [Editing]

  • WpView
    Reads 893
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 13, 2015
Hidup, tawa, dan cinta merupakan suatu kesatuan yang dimiliki manusia. Ketika seseorang hidup, maka dia akan merasakan berbagai emosi. Salah satunya adalah tawa, ketika seseorang tertawa, hidup akan terasa lebih indah, karena orang yang tertawa bisa mempengaruhi orang lain tertawa. Sedangkan cinta, semua orang pasti merasakan cinta. Cinta bisa mengubah segala hal. Cinta sangat berpengaruh di kehidupan seseorang. Dengan adanya cinta, seseorang akan mengorbankan dirinya untuk orang yang dicintainya. Seperti yang dilakukan perempuan ini, Citra Lestari. Dia seorang perempuan yang cantik, manis, pintar, dan selalu bahagia sebelum cinta datang kedalam hidupnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is LOVE
  • GRIZLEN {On Going}
  • ABOUT ERINE (orine)
  • Your Converse#Wattys2019
  • Dear Future (new version)
  • Laugh and Love
  • Sampai Saat Ini, Aku Masih Mengagumi Dirimu
  • ADEEVA
  • For of the Sake of My Baby (Slow Update)
  • Mutualism Symbiosis
Is LOVE

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE

More details
WpActionLinkContent Guidelines