Beno dan Killa : Pacar Berandal

Beno dan Killa : Pacar Berandal

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 6, 2022
Killa adalah seorang gadis yang memiliki masa lalu yang buruk, siswa nakal paling terkenal di SMA, tidak ada satu siswa pun di SMA yang tidak mengenal Killa. dia mencoba memperbaiki masa lalunya itu dengan mengambil jalan berkuliah di kampus terkenal. Mencoba menguburnya dalam-dalam dan menggali masa depan yang baru, "Kenapa kau selalu datang dan membantuku? Padahal aku tidak pernah mengharapkanmu untuk datang" Tanya Killa kepada Beno dengan nafas terengah-engah. "Aku tidak tahu, namun aku merasa ini sesuatu yang lebih besar daripada diriku, entah kenapa aku selalu berada di saat yang tepat saat kau membutuhkanku, seakan-akan takdir yang mendekatkan kita" Jawab Beno sambil menonjok orang di depannya yang mencoba menyerang Killa. Harapan Killa untuk mengubah semua itu tidak semulus yang ia kira, selalu ada saja sisa-sisa masa lalu ataupun masalah baru di hadapannya yang datang mengganggu. Membuat Killa mau tidak mau harus memperbaikinya, meskipun dengan cara yang tidak dia inginkan. Namun ada seseorang laki-laki misterius dan tampan selalu berada di saat yang tepat saat Killa mendapat masalah. Killa tidak tahu siapa Beno sebenarnya, namun seiring berjalannya waktu, benih-benih cinta bersemi di antara mereka. Siapakah Beno? Masalah apa yang harus dihadapi Killa? Apakah usahanya untuk memperbaiki masa depannya berhasil?
All Rights Reserved
#7
lovetohate
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • MOANA AUDIA [ TERBIT ]
  • Hi, Pak Dosen!
  • 𝐒𝐡𝐞 𝐢𝐬 𝐦𝐲 𝐆𝐢𝐫𝐥•| [On going]
  • Milan [Completed]
  • SKRIPSUIT  ✔
  • Does love exist : short story
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)

"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines