" Kepedihan, Kesepian, Rapuh, Trauma, dan Kesedihan yang berkepanjangan. "
Itulah dampak yang aku rasakan, masa lalu yang kelam selalu membayangiku hidupku. Setiap detik, terutama ketika aku sendiri. Bayang-bayang itu selalu menghampiriku, bayang-bayang yang membuat dada ku sakit. Sehingga, membuat bendungan di pelupuk mata ku yang tak dapat tertahankan.
Memang, tak sepatutnya aku tenggelam dalam masa lalu itu. tetapi, ini sangat menyulitkan dan menyakitkan. Karena semua hal itu yang telah membuat mental dan emosi ku lemah.
Apa ini bisa disebut trauma? mungkin saja.
~
######################################
Ini adalah kisahku,
menjadi dari bagian anak broken home bukanlah hal yang mudah. Jika engkau mampu membaca nya. Bacalah! Tetapi ini tidak disarankan. Karena mampu menguras hatimu. Termasuk anak broken home lain nya. Ya, diriku dan dirimu.
~16062022
@copyright
welcome my story><
📌 Jangan lupa Follow sebelum membaca
📌Jangan lupa Vote and komen
🍀🍀🍀
"Kenapa semuanya pergi!" Gadis itu berhenti berlari. Hujan masih saja membasahi bumi.
"Gue cape! Gue cape, jika harus berpura-pura kuat hiks hiks." Gadis itu masih saja menangis, air matanya terbawa oleh rintikan air hujan.
Seseorang yang terlihat ceria belum tentu dia bahagia. Bisa saja ada luka yang bersembunyi dibalik senyum itu.
Bagaimana sikap kalian saat keluarga kalian tak menganggap mu?
Persahabatan yang mulai merengegang, bahkan orang yang dijadikan sandaran pun telah pergi untuk selamanya.
Akankah dia bisa bertahan?
Atau bahkan memilih menyerah saja dengan takdir?
selamat membaca')
🍀🍀🍀
cerita fizya yang dulu sama di aku hapus karena menurut aku ceritanya kurang baik. Tetapi memang disetiap karya pasti ada kekurangannya . Termasuk karya aku ini:)
Start: 18 april 2020