A Confession [Lee Chan - Jeon Wonwoo]

A Confession [Lee Chan - Jeon Wonwoo]

  • WpView
    Reads 1,695
  • WpVote
    Votes 148
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 20, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Selama ini, aku selalu memendam. Apapun yang aku rasakan, aku memilih untuk diam. Bungkam. Sengap. Tutup mulut dan menerima. Tidak suka? Siapa peduli. Terluka? Tahan saja dan tetap sunggingkan senyum sopan. Bahagia dan ingin tertawa? Tidak, tahan dulu. Siapa tahu bahagia ini hanya sementara. Seluruh hidupku adalah kebohongan. Menyedihkan, memang, tapi itu cara terbaik untuk tidak terluka. Tidak ada keluhan maka tidak akan ada konfrontasi. Tidak ada konfrontasi berarti tidak akan ada perdebatan, kemarahan, dan luka. Hingga suatu hari, aku bertanya-tanya, "Apakah hasilnya akan berbeda bila aku mengaku sekarang?" Kamu adalah salah satu kebohonganku. Kamu adalah salah satu kepura-puraanku. Selama ini, aku menipu sendiri dengan berkata bahwa aku tidak menyukaimu. Tapi, aku sadar kenyataannya adalah berbeda. Hanya ketika aku mulai punya keberanian untuk mengaku, apa hasilnya akan berbeda sesuai yang kuharapkan? [] started: 06/06/2022
All Rights Reserved
#117
friendstolovers
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Raina, Hujan Telah Datang (NEW VERSION)
  • [END]LoVe YoU tO DeAth🔞 {BOSSNOEUL}
  • Surat Untuk Andiny {TAMAT} ✓
  • Ananta Bandhana
  • You're Here, But Not For Me
  • Shall We Marry? [LEE SEUNG GI & YOONA]
  • Wrong Feeling ~Namon~
  • about us and him ✔️
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'

[Proses Revisi] Ntah apa yang menurut semesta ini lebih menyakitkan dibandingkan orang tua yang berkeji hati pada sang buah hati. Segala sarwa kehidupan menjadi saksi kepahitan. Ntah sejuta nestapa lara yang terpendam, terkubur jauh lebih dalam, terbendung nyata dalam atma yang telah layu. Menyisakan duka yang terlampau sendu. Aku terlalu rapuh, untuk segala hal yang telah lalu. Ntahlah agaknya, aku terlalu sungguh, menginginkan kasihmu yang tak lagi utuh. Aku adalah aksara yang tak bermakna, sedangkan engkau fatamorgana yang kupaksa jadi nyata. Segala hal tentang keabadian fana adanya. Ini bukanlah perihal asmaraloka, ini perihal sebuah jiwa yang tak lagi utuh, yang selalu jatuh, yang terlihat tangguh namun sangatlah rapuh. Sebuah jiwa yang kehadirannya tak pernah lagi tersentuh oleh tangan-tangan halus, yang dirindukan dari seorang ayah. "Ayah tak mencintaiku..tapi aku mencintainya. Sampai kapanpun akan terus mencintainya." "Tuhan mengapa hidup di dunia begitu melelahkan?" "Sunoo lelah, bolehkah Sunoo menyerah?" "Mengapa dunia begitu kejam padaku?" "Tuhan, aku lelah terus berpura-pura bahagia" "Aku sudah terbiasa kehilangan.. tetapi mengapa rasa sakit selalu datang saat aku kembali merasakan kehilangan?" "KENAPA HARUS AKU YANG MERASAKAN INI SEMUA?!" (Baru revisi bagian awal. Sisanya belum. Kalo ada kekurangan mohon maaf, bagian awal mungkin kurang seru, tapi coba baca sampe akhir, dijamin seru! Kalau kata orang sih gitu... Hehehehehe) Cover by : ZaAera20 Multi language Ada bahasa kasar sedikit Narasi : baku Dialog : non baku Mengandung kekerasan⚠️ Terdapat unsur bullying ⚠️ Start : 23 Februari 2021 End : 28 Agustus 2021 Cerita ini murni ide author, jika menemukan kesamaan cerita, itu hanya sebuah kebetulan Dilarang keras mengcopy cerita Zera!⚠️ Cerita Zera diperuntukkan untuk di baca.. bukan di copy atau di plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines