terlalu banyak luka.
terlalu banyak trauma.
sendirian.
tanpa cinta.
hidup tanpa keluarga yang utuh membuat hidupku terbiasa sendiri, terjebak dalam pikiran ingin mengakhiri hidup, membenci diri sendiri hingga tahap yang ekstrim selalu salah dalam segala hal.
mempunyai ayah yang brengsek yang meninggalkan sejuta luka juga masalah membuatku enggan membuka pintu hati untuk laki-laki, membuatku tumbuh dengan hati yang membeku.
kenyataan aku adalah kesalahan terbesar orang tuaku, anak yang tidak diharapkan. hingga dipaksa menerima sosok laki-laki baru yang ingin aku mengisi rumahnya. trauma, rasa takut akan komitmen, tak ada kepercayaan, juga paksaan dari semua pihak membuatku semakin jatuh kejurang keputusaan tanpa diberi kesempatan untuk menyudahinya.
mungkin kata harapan, impian, ambisi, juga kebahagian hnaya angan semu tanpa harapan.
" Lebih baik aku menolak perasaan kalian daripada mengorbankan persahabatan kita."_Akira
" Bagiamana bisa aku tidak menyimpan rasa padamu, sementara setiap detail tentangku kau begitu memahaminya dengan baik."_Dasilva
" Nyatanya salah satu diantara kita harus mengorbankan perasaannya."_Nathanael
Ini tentang kita yang berakhir luka.
awal-awal cerita nya emang engga seru, tapi lama-lama seru kok xixixixix
DON'T PLAGIAT.⚠️