Jatuh semakin Jatuh

Jatuh semakin Jatuh

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 15, 2022
Manusia-manusia lemah, itu kita jiwa-jiwa yang payah, itu kita. Ya saudaraku, apakah kamu merasa letoy? Apakah kamu kadang kala berada di posisi "Ya Allah" saja yang bisa di ucap? Mari kita mengcapek bareng, nyerah jangan semangat, mundur jangan maju, turu jangan ngejar yang ga pasti. Hati-hati jangan dibawa serius, nanti di ghosting, bahasanya tidak baku sih, tapi tetep aja kit ati. Ini storytelling ya pemirsa, tidak ada tokoh khusus. Keadaan/kondisinya juga random. Gimana sih rasanya mulai membangun pagar kepercayaan eh malah di rusak sama si paling ghosting? Makannya baca biar ga di ghosting sama si paling ghosting.
All Rights Reserved
#696
lucu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semu [Completed]
  • Eliinaa
  • Sideness
  • STUDY GROUP - KOS MAMI IDA - END
  • Because I'm Stupid (End)
  •  a girl's secret
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Candala - Minsung Au
  • ALETA

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

More details
WpActionLinkContent Guidelines