Prince Gabriel

Prince Gabriel

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 6, 2022
WpInfo
Fanfic
Semua yang ada padanya hanyalah sebuah lelucon. Seorang gadis berpengawakan pendek, kurus, dekil menghampiri Prince lalu mengaku bahwa dirinya adalah adik prince yang sudah lama ia tinggalkan. Prince tertawa menatap rendah gadis di hadapannya, "Kau anak dari selingkuhan papah yang keberapa? " Gadis itu menggeleng, "aku gak tau ayah ibuku siapa, Satu-satunya yang aku tau kamu adalah kakakku. " "Perempuan gila. " Prince melajukan mobilnya dan meninggalkan perempuan tadi sendirian di parkiran sekolah. Semenjak saat itu, Bulan jadi bahan ejekan satu kampus. Prince satu hari tanpa membully Bulan rasanya seperti dia makan sayur tanpa garam. yaa Bulan adalah gadis tengil itu. Setelah 3 Bulan dia kuliah di Universitas Harapan Bangsa akhirnya dia memberanikan diri untuk menyapa Prince dan mengatakan bahwa dia adiknya yang sudah 10 tahun dia tinggalkan. ------------------
All Rights Reserved
#11
romanve
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KEPINCUT BRONDONG
  • You Are Mine And Not For Other
  • Rosela (On Going)
  • Arsyilazka
  • Caramel (END)
  • JAVIN
  • Mentari Tanpa Sinar
  • Dear You
  • Get Ready For The Brother
  • Save It Before You Need It (End)

18+ Peringatan! Cerita ini bisa membuat kamu cengar-cengir gajelas. Yang butuh bacaan ringan buat hiburan penghilang stres, kamu berada di tempat yang tepat. *Kepincut Brondong sinopsis: "Gue mau jadi pacar lo. Buat tiga bulan doang. Gimana?" Aku mencoba bernegosiasi. "Ha? Tiga bulan? Apaan tuh tiga bulan? Bentar amat? Kredit hape aja lima bulan, Kak." Ijun terheran. "Mau enggak? Kalo lo enggak mau ya udah. Mending lo ga usah jadi pacar gue. Jadi anak pungut gue aja!" kataku sembarangan. "Kesannya kita pacaran kayak main-main kalo kek gitu, Kak." "Ya emang main-main. Lo ngarep apa? Pacaran srius sama cewek yang empat taun lebih tua dari lo? Lo masih waras, kan?" "Tapi gue beneran suka sama lo, Kak." "Ga papa! Itu wajar. Selama lo suka sama cewek, itu artinya lo normal," tanggapku. "Tiga bulan yah?" Ijun nampak menimbang. Aku mengiyakan sambil tersenyum geli. Dalam hati aku menertawakan kegilaanku ini. "Setelah tiga bulan?" Ijun mulai tertarik. "Kita putus. Gue mau cari pacar baru, dan lo juga boleh cari pacar baru." "Kalo lo malah jatuh cinta sama gue?" tanya anak itu percaya diri. Buju buneeengg ... pede banget lo Ijuuunn ... aku tertawa saja. "Kalo gue jatuh cinta sama lo, lo harus bawa gue ke rumah sakit jiwa. Karna pasti gue udah enggak waras." ____ Pacaran sama bocah SMA? Oohh ... aku pasti sudah gila! Tapi anak itu tampan dan menggemaskan. Dan lebih dari itu, dia datang saat hatiku hancur lebur karna dihianati. Benar, Ijun datang mengisi kehampaanku. Tapi benarkah aku jatuh cinta pada Brondong yang usianya lebih muda empat tahun dariku? Yang benar saja!

More details
WpActionLinkContent Guidelines