Hug me
  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 15, 2022
WpInfo
Fanfic
Fairy Tail
"Gue capek, Na! Capek! gue pengen pulang.Tapi gue juga gak tau harus pulang kemana," lirih Alvaro "Lo punya rumah, kan?" "Gue punya rumah, namun tak layak di huni dengan orang capek seperti gue," pasrahnya. ~ Gue pengen pergi jauh, ngelupain semuanya. Ngelupain lo, keluarga, kerjaan, bahkan diri gue sendiri~ Alfaro Kenzo Winata. ~ Aku akan memeluk mu, jika dunia terlalu keras menghantam mu~ Kana Frecillia. Hidup dalam jalan cerita yang sangat berat, bukanlah hal yang mudah bagi Alfaro, anak pertama dari sebuah keluarga yang kini sudah tak berbentuk keluarga. Hidup tegar dan bertahan, di kala dunia terus menghantamnya. Hingga akhirnya Alfaro bertemu dengan Kana, Gadis yang ia temui di sebuah peristiwa menegangkan. Hidup nya perlahan berubah menjadi lebih ringan. Namun itu tak berlangsung lama, kala Kana mengalami sebuah musibah, hingga membuat Alfaro kembali terpukul. Apakah Alfaro memilih untuk menyerah pada dunia? Atau tetap bertahan? lantas siapakah nanti yang akan menggantikan posisi Kana? Yuk di ikuti terus kisahnya😉
All Rights Reserved
#449
rahasia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • Diary Cinta ELVAZA
  • Friendship [END]
  • ENIGMA : When We Are { TERBIT }
  • Davidson || END
  • 90 Hari Mengejar Cinta Alvaro[End]
  • ARZARA
  • ALFAREZI [On Going]
  • SHALFA [SUDAH TERBIT]
  • komitmen!(COMPLETED)

"Lo beneran bego, Fin. Gimana sih, gini aja lo ga ngerti-ngerti?" Satria menggelengkan kepala frustasi. Alfina cuma bisa cengengesan. "Jangan bosen ngajarin gue, ya." Di balik senyum yang tak pernah hilang, Alfina Adzra Wardana adalah anak yang terjebak di antara dua dunia. Dunia di mana dia terlihat ceria, ekstrovert, dan penuh semangat. Tapi ketika bel tanda pelajaran berbunyi, dia lebih memilih untuk menghindar daripada berhadapan dengan angka, rumus, atau teori-teori yang malah bikin pusing. Matematika? Ekonomi? Hanya kata-kata kosong yang dia coba terjemahkan dengan senyum yang terus dipaksakan. Satria, cowok yang dipaksa jadi tutor pribadi Alfina, udah sampai titik frustasi. "Lo bener-bener bego!" katanya, meskipun di balik itu, dia enggak bisa menahan rasa kagum pada dunia Alfina yang penuh warna dan seni. Karena ada satu hal yang Alfina tahu dengan pasti: dunia seni adalah tempat dia bisa bersinar. Setiap goresan kuas di kanvas adalah tempat dia bisa bebas, tanpa perlu penilaian orang lain. Tapi di rumah dan di sekolah, ada satu sosok yang terus dibandingkan dengan Alfina-adiknya Thalita, yang cerdas dan selalu jadi juara kelas. Alfina merasa dirinya selalu kalah. Di balik kebingungannya dan perasaan tak cukup, Alfina mencoba menemukan cara agar bisa berjuang untuk dirinya sendiri. Tapi, apakah itu cukup? Dan di tengah semua itu, apakah Satria, yang frustrasi mengajar, bisa melihat potensi besar dalam diri Alfina yang selama ini dia abaikan? Apakah Alfina bisa melepaskan diri dari bayang-bayang adiknya? Apakah Satria bisa melihat lebih dari sekadar kegagalannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines