Jejak
  • WpView
    Dibaca 25
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Mar 17, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
gimana rasanya, di umur 19 tahun, dimana kita yang seharusnya menikmati masa-masa hampir dewasa, malah makin di dewasakan oleh keadaan. dia Meily Viona gadis yang hidup banting tulang agar kaya raya, dan sampai kapan gadis itu akan hidup sengsara? namun di tengah suramnya hidupnya, ada seorang remaja yang selalu berada di kegelapan kehidupannya, dia Farel Atma Nugraha, anak pemilik kos yang super duper jahil tapi dengan adanya Farel hidup Viona terasa lebih berwarna yuk baca, buat tau kelanjutannya
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Chana's Transmigrasi
  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • Mission
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • BACKSTREET
  • REGAN's Crazy Wife
  • Drama di Pintu Kosan

Dirinya takut jika untuk kedua kalinya ia mati.. "Berhubung lo udah sadar, sekarang cepet kerjain tugas lo!". Chana menggeleng cepat, tidak ingin melakukan apapun yang pernah dilakukan oleh pemilik tubuh ini yang dulu! Sargas mengangguk, bibirnya membentuk senyum sinis yang kentara. "Oke kalau gitu berarti lo emang udah siap video lo pas gerak di atas gue di liat semua orang" Anj- 5yy Chana melotot, menatap garang pada Sargas yang malah menunjukkan ekspresi penuh kemenangannya. Dirinya menatap lelaki itu dengan pandangan memohon, "A-aku bakalan gantiin uang yang udah kamu kasih". Chana menatap mantap pada Sargas, ia akan mengganti uang lelaki itu, jadi impas kan? Sargas tertawa sinis. " Emang lo mampu?" Warning! Don't repost my story. Yang COPY PASTE/PLAGIAT kena denda 100 juta. Cari ide itu gak gampang! Thank you.t

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan