Jalan Takdir

Jalan Takdir

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 6, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Menunggumu telah membunuh hatiku, dan biarkanlah aku untuk tetap menunggu sampai lelah menyapaku." Kata yang selalu aku kukuhkan dalam hati, entah untuk menghibur diri dari rasa kecewa, atau memang rasaku masih berharap engkau kembali. Apa aku termasuk jahat jika tak ingin mengalah untuk memilikimu? Aku rasa tidak, karena aku percaya hatimu masih tetap untukku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terjebak Nostalgia
  • Dalam Diam
  • Rasa Yang Tidak Tersampaikan
  • Stay Or Gone ✓
  • Tentang Kita
  • SasuHina - Love Story
  • (Re) - Married (completed)
  • Your Time Is My Time
  • HURT
  • Cinta Tanpa Peta

Terkadang terlalu peduli itu sakit, sama halnya yang aku lakukan dulu. Aku terlalu bodoh, karena aku selalu menunggu mu yang tak kunjung datang. Hatimu yang tak lagi untukku. Padahal sejatinya ada dia yang mencintaiku dan menyayangiku tulus tanpa pamrih. Terimakasih atas luka yang kau beri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines