Story cover for I HAVE BIPOLAR by SenjaSemesta7
I HAVE BIPOLAR
  • WpView
    Membaca 2
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 2
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
Bersambung, Awal publikasi Jun 09, 2022
Bantal yang selalu menjadi dekapan untuk menahan rintihan, selimut selalu mengusap titik demi titik yang lolos dari mataku, kasur yang menjadi tempat pelampiasan amarah bahkan diriku sendiri yang terkadang menjadi luapan tersebut. Kini sosok tersebut penuh dengan luka, lebam bahkan bengkak. Bahkan tanganya menjadi kanvas untuk menciptakan karya yang hanya penuh warna merah. Pipi yang seharusnya diusap lembut namun menjadi tempat tamparan dirinya sendiri dan rambut yang dulunya ia belai kini sekali tarik puluhan rambut tersebut jatuh ke lantai yang dimana penuh tetesan darah segar. Tubuhnya kini tak sehat seperti dulu dan senyuman yang selalu ia perlihatkan tak seindah dulu.
Akankah sosok tersebut akan kembali seperti dulu?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

1 bab

Daftar untuk menambahkan I HAVE BIPOLAR ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Unfinished Goodbye cover
alxendric and his wounds cover
Another Me cover
All of the stars [Bulan's] cover
CARAKU MENINGGALKANMU cover
When Love is Breaking cover
seribu tanya tak terjawab cover
TAK BERSAMBUT cover
SECOND LEAD cover

Unfinished Goodbye

18 bab Lengkap

[Tahap revisi] "Karena mencintai tanpa dicintai kembali itu menyakitkan." Pernah mencintai sebegitunya hingga tak sadar bahwa kamu layak juga untuk dicintai, memperjuangkan orang yang entah hatinya untuk siapa, terus menunggu hingga kamu tak mengerti bagaimana rasanya ditunggu. Mengabaikan banyak orang demi satu hati yang kamu jaga dengan mati-matian. Keadaan memaksa kamu untuk berhenti berjuang dan mencoba melepaskan. Tetapi nyatanya hatimu enggan untuk merelakan. Meski terkadang dihantam lelah kamu tetap saja berjuang untuknya, meski kamu sadar, untukmu; dia tak pernah punya cinta. © Riyan Sekar, 2019