Temukanmu! (Kamu dari aplikasi)

Temukanmu! (Kamu dari aplikasi)

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 18, 2022
Aku mengambil jaket dari lemari dan mengenakannya sambil bercermin. Kaos, celana, dan jaket serta make up tipis. Cukup! Aku masih sama seperti biasanya aku akan keluar, tidak ada yang istimewa. Lalu, aku merebahkan diri kembali ke atas kasur sembari menatap langit-langit kamar. Menunggu... Menunggu laki-laki yang aku bahkan tidak pernah bertemu sebelumnya. Kalau dia datang, aku akan menemuinya. Jika tidak, aku tidak akan kecewa. Karena aku tahu dia dari aplikasi. *** Aku melihatnya, perempuan yang belakangan ini sering aku temui. Dia tepat berada di hadapanku, tapi aku tahu bahwa dia tidak sedang benar-benar bersamaku karena dia sedang sibuk menjaga tembok yang sudah dia bangun agar tidak runtuh oleh perasaannya. Entah sampai kapan aku akan berada di posisi ini, tapi aku ingin membiarkan semuanya berjalan dulu. Aku ingin tahu sampai kapan aku akan terus berada di posisi ini. Karena aku mengenalnya dari aplikasi.
All Rights Reserved
#733
novelremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Blind Rainbow
  • H.E.R
  • 𝐒𝐡𝐨𝐫𝐭 𝐒𝐭𝐨𝐫𝐲 ( 𝗘𝗻𝗱)
  • PRIMADONA
  • Semu [Completed]
  • flashback~
  • Waiting [COMPLETE]
  • Stay With Me [TAMAT]

[Teen Fiction] Follow dulu, baru dibaca. "Awal pertemuan kita bagai takdir. Antara aku dan dirimu seperti terikat oleh seutas benang tak kasat mata yang disebut kebetulan. Kita dengan semua perbedaan yang ada bertemu dalam keadaan tidak terduga. Dan karena takdir pula kita mencoba bersama dan melupakan kenyataan akan pahit yang mengejar. Lalu takdir. Apa karena dirinya pula kita akan berpisah?" -Pelangi "Bagiku setiap detik bersamamu adalah masalah. Kamu bagai bom waktu yang selalu meledak tepat dihadapanku. Tapi entah kenapa aku justru merasa nyaman dengan keadaan ini. Semakin lama aku semakin memahami dan mencintai kamu. Tapi aku harus lari. Mengucap pergi pada mimpi indah yang selama ini kita bangun. Namun kumohon. Jangan anggap diriku sebagai salah satu dari mimpimu. Karena aku nyata. Karena aku selalu disisimu. Hidup. Bukankah memang kadang terasa aneh seperti ini?" -Arsen Kisah tentang kalian yang mencari cinta Kisah tentang kalian yang mencari pemaafan Kisah tentang kalian yang mencari ketenangan *Cerita dibuat belum diedit, jadi harap pengertiannya jika mau tetap lanjut membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines