The Post-Human

The Post-Human

  • WpView
    Reads 230
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 15, 2022
WpInfo
Fiction
Science Fiction
[cerpen; selesai] "Untuk apa hidup di dunia yang dianggap nyata ini jika saya bisa ikut hidup dengan orang yang disayangi di dalam sana?" "Mr. Anderson, seberapa persen keyakinanmu bahwa saat ini kita tidak hidup dalam dunia simulasi? Apa bedanya disini dengan di dalam sana?" "Saya ingat filsafat Descartes, 'I think therefore I am'. Jadi, tidak perduli dalam realitas manapun kesadaran kita ditempatkan, selama kita meyakininya, maka itu adalah diri kita yang nyata." -- 3rd winner. Cerpen ini ditulis dalam rangka ulang tahun WIA Indonesia dengan tema "Rebirth". * Warning: existential crisis, headache. * Word count: 2204 * Cover illustration not mine. © allurain, 2022.
All Rights Reserved
#445
fiksiilmiah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • VIERRA'S SECOND LIFE
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • My Duchess / End
  • World Of Chaos
  • Antaratma
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • Meneroka Jiwa
  • Skema Nestapa [Selesai]✓
  • PLUVIA
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓

(ENDING) SEBAGIAN PART DI HAPUS UNTUK KEPENTINGAN PENERBITAN! "APA YANG KAMU UCAPKAN, VINCENT!?" Dadaku terasa sangat sesak, bagai terhimpit benda berat tak kasat mata. Dia, orang yang berada di depan ku, suamiku sendiri, menyatakan bahwa dia telah menghamili gadis yang kini menangis di balik punggung kekar suamiku. Gadis yang ku anggap adikku sedari kecil. Anak dari seorang pelayan di rumah orangtuaku. "Apa ucapan saya kurang jelas?" Aku menggeleng ribut, tanganku menutup mulut tak sanggup mendengarkan isakan menyedihkan ku sendiri. "Anak yang ada di dalam kandungannya, adalah anak saya, kami melakukannya atas dasar sama-sama suka." Brengsek! Sejak di mana, adik yang ku anggap itu menjadi istri kedua suamiku, disitulah penderitaan ku dimulai. Aku hidup bagai di tengah-tengah neraka. Sampai di mana akhirnya, rencana jahat menimpa ku, aku di pandang sangat hina, bahkan derajatku hampir sama dengan para pelayan. Aku benar-benar menjijikan, sangat menjijikan. Sampai akhirnya aku mati terbunuh dan itu membuatku tersenyum di sisa nafasku. *** "Kehidupan kedua? Aku tidak mempercayai nya." "Tapi ini suatu hadiah terbaik dari Tuhan, aku akan merubah semuanya, aku akan membalas semuanya." ~Takdir akan berulang tapi dengan nasib yang berbeda~ Start: Sabtu, 05 November 2022 End:

More details
WpActionLinkContent Guidelines