Dipenisi tentang rasa

Dipenisi tentang rasa

  • WpView
    LECTURAS 24
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Partes 17
WpMetadataReadConcluida lun, ene 1, 2024
semua tentang rasa yang mungkin di rasa semua orang semua rasa yg selalu ada di setiap manusia semua ke inginan yg tak pernah menjadi kenyataan kehidupan itu akan menyenang kan jika kau mensyukuri menikmati hidup dengan segala lika liku rasa cinta juga rasa kerinduan yang di tunjukka pada seseorang yang sedang jauh disana seseorang yg mungkin tak tau tentang keberadaan ku semua kata juga kalimat yang ada di sini murni dari pemikiran saya (Miss Djr) jika pon ada kesamaan atau kalimat yg hampir mirip dengan karya siapa pon saya mohon maaf dan maklum karna saya memang tidak mengcopy apa lagi memplagiat karya seseorang hanya jika menemukan kesamaan sekali pon pada semua kalimat juga kata kata yg saya tulis saya yakin ada begitu banyak juga perbedaan karna sesama apa pon sesuatu pasti ada perbedaan saya hanya menumpah kan rasa untuk menulis saya menulis kata2 yg sering terlintas dalam pikiran saya menulis adalah penenang bagi saya pena adalah alat saja meluap kan semua rasa kata2 yg saya tulis adalah gambaran suatu rasa yang mungkin hanya saya yg tau tentang rasa itu yg mungkin hanya saya yg memahami rasa itu 08.06.2022 Miss Djr banjarmasin kalsel
Todos los derechos reservados
#9
positif
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Mine (REVISI)
  • Haruskah Aku Bertahan?
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • TENTANGMU YANG PERNAH ADA
  • TENTANG RASA
  • Let me choose [TERBIT]
  • ALISHA (end)
  • Rintik Hujan

Tepatnya 1 tahun 8 bulan sudah akan tiba. Dimana masa-masa yang sangat sulit, hari demi hari beriringan dengan sunggingan senyum manis dihampiri dengan perasaan yang masih membekas_memar. Aku perlu tau, seakan menjadi topik pembicaraan kita tempo hari_desakku. Aku hanya perlu pahami;setidaknya masa lalu adalah gambaran yang telah usang. Tapi, masih saja kerap sekali kau jaga dari debu. Aku fikir, kau sungguh tiada berujung sedih_nyatanya pahit. Berulangkali aku sering tak sadar akan kehadiranmu; menghantui kesesakan dalam dada. Seharusnya aku sadar_membohongi diri. Sebenarnya jiwaku meronta_rapuh;tapi kakiku beku, lidahku kaku. Berbuat semauku pun tak mampu. Aku harus ceritrakan sepenggal kata ini_setidaknya pada bayanganmu, atau sebait kalimat ini ku sampaikan pada nafasmu. Aku menyerah. Ya, aku pernah menyerah dan berlabuh dihatimu karena rapuh_sama halnya sekarang aku ingin berhenti_lari dari kenyataanmu. Kau bahkan tidak mau tau tentangku_nalarku hilang. Sama persis saat aku pernah kekosongan_kau pun mengisi hariku. Bagaimana aku dapat berisyarat_bergerakpun aku tak sanggup. Aku bagai terjerat;buram;kelam. Hari ini aku akan pastikan kau tidaklah takdirku. Dimana aku bisa bebas dan terbang;melompat dan menerjang_tidaklah keingiannmu. Bermimpi tentangmu tak jua masuk dalam hariku_masih ada yang mengkait dikepalamu_aku hanya persinggahan. Ini terlalu sakit yang mendalam. Aku bisa apa? Coba jelaskan kepada selembar kertas jawabmu_mungkin aku dapati. Setidaknya kau tidak membiarkanku terjerat. Aku bisa berbuat apa dengan menjalani hubungan ini tanpa tulusmu mencintai kekuranganku. Aku tak mampu dengan keinginanmu. Aku sungguh tiada daya. Ku mohon maafkan kelemahanku. Itulah mungkin sebabnya kau masih mencari separuh yang pernah hilang dan tertinggal. Aku bersedia kau tinggalkan tanpa syarat apapun, asal titipkan salammu sebagai suatu tanda kau pernah menjadi penghias hariku_kelam. Aku bersedia_tinggalkan aku saja, mungkin itu lebih baik bagimu_kehilangan. April 2017

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido