Story cover for Beat That One by Writtenby_Ann
Beat That One
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jun 10, 2022
"Tuliskan 100 impian yang ingin kamu capai selama SMA!" kata seorang motivator yang disewa sekolahku ketika kami sedang menjalani serangkaian kegiatan MOS.

Maka aku pun membeli karton besar hari itu juga sepulang sekolah, lalu menuliskan dengan tulisan besar-besar hingga aku dapat melihat bacaannya dari sudut mana pun di kamar tidurku.

"Kalahkan Brian Aditama!"

Begitulah kata-kata itu tercetak di sana.

Tidak perlu 100 impian, karena memenuhi satu itu saja bagiku sudah cukup.
All Rights Reserved
Sign up to add Beat That One to your library and receive updates
or
#464olimpiade
Content Guidelines
You may also like
KOMAR. by Colorbrown
7 parts Complete
"Teruntuk aku yang menyukainya dalam diam sejauh ini. sudah saatnya untuk berhenti." ---- Kalian pernah suka sama seseorang? Menjadikan dia Crush kalian? Menjadikan dia penyemangat jarak jauh? Atau sekarang udah jadian? Coba kalian tanya ke diri sendiri, Alasan kalian menyukainya. Apa yang membuat kalian bertahan sampai sejauh ini? nggak lelah? Kalau menurutku ya, Rasa suka itu hak semua orang. Kamu boleh-boleh saja menyimpan rasa kepada seseorang, boleh saja berharap semoga dibalas. Tapi bagaimana dengan rasa suka yang tak kunjung dibalas? Ini yang aku takutkan, sebagai salah satu penghuni bumi yang ditakdirkan untuk lahir dengan berbagai kekurangan. ---- Mungkin cerita ini cocok dan wajib kalian baca. Mungkin saja mewakili perasaan kalian. Disini kisah cinta gadis bernama Verena Kaisera dimulai. Siswa SMA kelas XII yang tanpa sengaja menaruh rasa dan harapan pada Komar yang ternyata masih kelas X. Rasa suka dan harapan itu tidak menghilang dalam waktu yang singkat. Masih tersimpan dengan indah dalam hati Veren. Sampai tamat SMA pun perasaan itu masih tetap ada. Veren yang bermimpi bisa menjadi seorang Penulis. Dan Komar yang bermimpi menjadi Abdi negara. "Tidak ada penyesalan sama sekali. Karena aku yang memilih menikmati semua ini. Kamu tidak memberiku harapan, tapi aku yang menciptakan harapan ini sendiri. Jika masih ada peluang. Ingin sekali aku berteriak dan mengatakan aku menyukaimu. Tapi.. peluang itu sudah terkunci rapat." Verena Kaisera" Aku menyukaimu sampai titik yang mengharuskan aku untuk berhenti mengharapkan mu dan mengikhlaskan kepergian mu." Perasaan yang sama sekali tidak dibalas. Mendatangkan sakit berkepanjangan.
Don't Talk About Money by catheryn99
55 parts Complete
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
My Diary by LissaAnissa5
15 parts Complete
Kata siapa jatuh cinta itu ada batas usia Kata siapa jatuh cinta itu harus sebaya Toh cinta datang dari hati yang bermetamorfosa menjadi sayang Bahkan kita sendiri tidak tahu kenapa bisa timbul rasa cinta Karena definisi cinta sejati tak akan bisa tergambar dengan kata kata buaya Ia tak akan bisa dibatasi usia Ia datang dengan tulus dan menetap dengan bahagia Kawanku, mari aku ceritakan kisah cinta sederhana ini Sebelum itu, pernahkah kalian jatuh cinta pada sosok yang lebih tua Maksudku, 2 bahkan 3 tahun diatas kalian walaupun aku sadar, bahwa bersama dengannya adalah suatu kemustahilan kerena tasbihku tak akan bisa pernah bersatu dengan kalung salibnya sampai saat ini perasaan itu tak tergantikan Entah bagaimana dia membuatku bisa sejauh ini mencintainya Entah bagaimana dia menbuatku menetap dengan sengsara Bahkan jarak dan waktu memisahkan kami Kita juga tak pernah dekat sebagai orang special dimasa lalu Hanya bertutur sapa layaknya adek kelas 1 tahun, ya hanya 1 tahun aku mengenalnya Lalu ia melanjutkan mimpinya ke kota nun jauh disana Dan 9 tahun, ya 9 tahun aku menyimpan perasaan bodoh ini Banyak orang baru yang kutemui, banyak orang baru yang masuk kehidupku Tapi tidak ada yang membuat aku mencinta seperti aku mencintainya Menangis seperti aku mengeluarkan air mata hanya untuk sosoknya Merana hanya memandang status WA tanpa bisa membalas sesuka Meratap sosok gagah berani dengan panah dan kudanya Aku hanya gadis beranjak dewasa yang memimpikan pangeran berkuda putih datang dengan gagahnya Bisakah dia menjadi pengeranku? Bisakah dia membawaku dengan kudanya layak Ertugrul Ghazi membawa Halime Hatun di series Turki yang aku tonton Bolehkan aku bermimpi demikian?
You may also like
Slide 1 of 9
KOMAR. cover
MY CICI [END] cover
Senja Kita cover
Don't Talk About Money cover
LANGIT SETELAH HUJAN [TERBIT] cover
ALSHA cover
My Diary cover
sister's regrets CH2 (END) cover
sebenci itu?? cover

KOMAR.

7 parts Complete

"Teruntuk aku yang menyukainya dalam diam sejauh ini. sudah saatnya untuk berhenti." ---- Kalian pernah suka sama seseorang? Menjadikan dia Crush kalian? Menjadikan dia penyemangat jarak jauh? Atau sekarang udah jadian? Coba kalian tanya ke diri sendiri, Alasan kalian menyukainya. Apa yang membuat kalian bertahan sampai sejauh ini? nggak lelah? Kalau menurutku ya, Rasa suka itu hak semua orang. Kamu boleh-boleh saja menyimpan rasa kepada seseorang, boleh saja berharap semoga dibalas. Tapi bagaimana dengan rasa suka yang tak kunjung dibalas? Ini yang aku takutkan, sebagai salah satu penghuni bumi yang ditakdirkan untuk lahir dengan berbagai kekurangan. ---- Mungkin cerita ini cocok dan wajib kalian baca. Mungkin saja mewakili perasaan kalian. Disini kisah cinta gadis bernama Verena Kaisera dimulai. Siswa SMA kelas XII yang tanpa sengaja menaruh rasa dan harapan pada Komar yang ternyata masih kelas X. Rasa suka dan harapan itu tidak menghilang dalam waktu yang singkat. Masih tersimpan dengan indah dalam hati Veren. Sampai tamat SMA pun perasaan itu masih tetap ada. Veren yang bermimpi bisa menjadi seorang Penulis. Dan Komar yang bermimpi menjadi Abdi negara. "Tidak ada penyesalan sama sekali. Karena aku yang memilih menikmati semua ini. Kamu tidak memberiku harapan, tapi aku yang menciptakan harapan ini sendiri. Jika masih ada peluang. Ingin sekali aku berteriak dan mengatakan aku menyukaimu. Tapi.. peluang itu sudah terkunci rapat." Verena Kaisera" Aku menyukaimu sampai titik yang mengharuskan aku untuk berhenti mengharapkan mu dan mengikhlaskan kepergian mu." Perasaan yang sama sekali tidak dibalas. Mendatangkan sakit berkepanjangan.