ALJAZI

ALJAZI

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 18, 2024
❝Semesta, peluklah ragaku dalam dekapan-Mu.❞ - Luna · ✤ · Kala itu malam terasa sendu, namun juga ramai. Tempat yang tak biasa untuk di jadikan sebuah tongkrongan anak-anak muda, kini telah ramai pengunjung. Alunan-alunan nada musik serta nyanyian merdu dari seorang vokalis pria di depan sana, tentu saja mampu membuat orang-orang yang mendengarnya menjadi terlena. Museum pada malam itu, menjadi saksi tempat pertama di mana Jazi dan Luna di pertemukan kembali oleh takdir. Seolah memang sudah di rencanakan untuk di persatukan menjadi satu oleh Tuhan. "Lo adalah cowo paling tengil yang pernah gue temui, Zi" "HAHAHA tengil-tengil gini lo suka kan, Na" Bercanda gurau, saling mengejek, serta menciptakan nuansa yang romantis, itulah kebiasaan mereka. Selalu bersama, sampai-sampai kini dunia telah enggan menjadi saksi bisu kebersamaan mereka lagi. "Terkesan bahagia pada prolog, tersirat luka pada epilog." · ✤ · ❝Semesta, berikanlah aku kesempatan untuk membahagiakannya.❞ - Jazi 15+ ⚠️ DON'T COPAS !!
All Rights Reserved
#57
peoplecomeandgo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • Let Me Know! (END)  ✔
  • Abu Abu [ completed ]
  • Anugrah Azizah
  • Mungkinkah Bisa ??
  • RAGA
  • 𝒅 𝒂 𝒌 𝒔 𝒂
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • 𝕭𝖚𝖐 𝕭𝖔𝖘 𝕲𝖗𝖆𝖓𝖙𝖍𝖆 [ ON GOING ]

Dunia ini sangat keras dengan perempuan, apalagi bila di masa lalunya terdapat sebuah aib besar 🌟🌟🌟 Mengandung di usia muda karena gaya berpacarannya yang bebas, Zia otomatis menghancurkan kehidupannya sendiri. Mulai dari kehilangan orang tua, berhenti sekolah dan dicemooh orang - orang sekitar, perlahan dia terima usai aibnya itu terkuak. Belum lagi kekasihnya, Elang yang tidak mau bertanggung jawab membuat hidup dia semakin sulit. Seiring bertambahnya usia wanita itu, karena menjadi orang tua tunggal tidaklah mudah, Zia mulai bertekad mencari ayah untuk sang buah hati. 'Hanya bisa menerima masa lalunya' cukup dengan satu syarat tersebut siapapun orangnya pasti akan dia terima, pikirnya. Sempat yakin akan ide tersebut, saat dijalani ternyata Zia justru cuma mendapat luka yang lebih alih - alih calon suami, sebab tak semua lelaki bisa menerima masa lalu buruk pasangannya, begitupun keluarga mereka. "Tentu, aku ingin bahagia, tapi bila mereka terus mempermasalahkan masa lalu apa aku perlu mempertahankan keinginanku untuk menikah?" - Zia Cassiopeia "Jangan menyukaiku, lukaku belum kering, kamu bisa saja ikut menderita karenanya!" - Raden Elang Aghastya "Semua orang punya masa lalu yang buruk, gak terkecuali aku, jadi gakpapa mencoba bangkit lagi dengan bantuan orang lain dan berharap bahagia!" - Garuda Biantara "Aku janji gak akan menuntut apapun darimu, aku bicara begini hanya mau kamu tahu perasaanku selama kita saling berinteraksi dan bertemu supaya aku gak canggung lagi!" - Luna Rea Nanda

More details
WpActionLinkContent Guidelines