I HATE WORLDWIDE

I HATE WORLDWIDE

  • WpView
    Reads 183
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 25, 2022
Hi semuanya 🤩 Judul: i hate fake love worldwide. cerita ini tentang kehidupan seorang cowok remaja yang sering di PHP terhadap kasih sayang dan perhatian kepada orang lain. Kisahnya anak laki berusia 17 tahun menjalani kehidupan dengan kebohongan dan kepalsuan dengan kasih sayang ataupun cinta. Apa kah dia bisa melewati masa kritis dan cukup sulit hadapi secara sendiri tanpa orang lain? Anak laki remaja tidak memiliki teman dari kecil sampai berumur 17 tahun dan memiliki kehidupan yang sangat buruk dan dia seorang broken home (Mau tau kisahnya gimana? Mohon ditunggu ya dan follow 🤓). Karya by: Aren't Naz.
All Rights Reserved
#539
misterius
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantas (END)
  • 24/7 (HIATUS)
  • S T E V E
  • Sequoia
  • Terong Emas dan Raksasa Jingga (ORANGE)
  • Painful Life (Ended)
  • LYBLOP [✓]
  • Fragilitè [END] r e v i s i
  • Sweet 17!!! (PO)

PERINGATAN ⚠️ Di beberapa part terdapat adegan kekerasan dan kata-kata kasar! ------------------------- Navisha Aqila Anastasia, gadis berambut sebahu berusia 17 tahun, adalah siswi cerdas yang selalu menjadi kebanggaan sekolahnya. Memasuki awal kelas 12, ia dipertemukan dengan Arzan Nauval Abraham, siswa yang harus mengulang tahun terakhirnya. Awalnya, mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan duduk di bangku yang sama. Namun, waktu demi waktu menghapus jarak di antara mereka, mengubah pertemuan biasa menjadi kisah yang tumbuh di sela tawa dan diam-diam yang saling mengerti. Hingga suatu hari, ada satu hal yang menyangkut orang tua mereka yang memaksa mereka untuk menjaga jarak, seolah perasaan yang sudah terlanjur tumbuh harus dibekukan begitu saja. Haruskah mereka menyerah pada ego orang tua mereka? Atau justru melawan demi kebahagiaan yang mereka yakini? ~~~ "Terima kasih, karena pernah menjadi rumah, meski bukan yang terakhir."

More details
WpActionLinkContent Guidelines