Manjadi Abang | Renjun

Manjadi Abang | Renjun

  • WpView
    Reads 4,582
  • WpVote
    Votes 627
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 26, 2024
Jika sebelum terlahir ke dunia bisa memilih ingin terlahir seperti apa, maka Raka akan memilih untuk terlahir seperti pria normal lainnya agar sang adik tak membenci nya. Raka normal, sangat normal, hanya saja kepribadian nya sering membuat orang salah paham dan menganggap nya tak normal. Jika bisa, Raka ingin di lahirkan kembali sebagai sosok Raka yang berbeda, agar Candra tak malu lagi. "Abang ini gagah Candra, kamu nya aja yang selalu salah paham sama abang." - Raka Happy Reading! • • • Peringatan : Pilih bacaan sesuai umur dan kesukaan kalian. Jika suka, silahkan baca dengan nyaman dan jika tidak suka atau merasa tidak cocok maka cukup tinggalkan cerita itu dengan nyaman juga. Mari belajar bijak dalam membaca dan menghargai usaha orang lain. Mengkritik atau berpendapat memang diperbolehkan, asal sesuai aturan dan tidak menyakiti pihak manapun. Dan saya juga akan belajar sebagai penulis yang baik untuk mendengar setiap kritik atau pendapat kalian. Terima kasih.
All Rights Reserved
#629
kesempatan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arshaka Heizen Lergan
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • Luka Naren.
  • Rainbow
  • FRIENDzone (Completed)
  • Different [END]
  • AFKARA [END]
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • RadenRatih

Ini tentang Arshaka Heizen Lergan. "Hidup tanpa arah itu seperti berjalan di tengah kabut tebal, ngga tahu langkah berikutnya menuju ke mana. Setiap hari terasa sama, berat dan kosong, tapi nggak ada tempat untuk berhenti atau pulang. Hal-hal yang dulu bikin bahagia sekarang cuma bayangan samar yang bahkan nggak bisa disentuh lagi." "Hidup tanpa arah itu rasanya kayak hanyut di laut tanpa tahu di mana pantai. Ada saatnya kepalaku penuh dengan suara-suara, tapi semuanya hening waktu aku coba dengarkan. Rasanya seperti tenggelam perlahan, tapi ngga ada yang datang untuk menarikku ke permukaan. Aku cuma bisa diam, menunggu sesuatu yang mungkin ngga pernah ada." ☆☆☆☆ "Gua ngga pernah minta bantuan orang lain. Kata ayah 'jadi anak jangan menyusahkan siapapun' maka dari itu. gua milih hilang ketika gua lagi kacau dan kembali lagi ketika gua merasa baik" "Gua bukannya ngga mau ngelawan, bukan juga pasrah atas kekalahan. Kata mamah 'Kalau kamu disakitin sama orang-orang, sebisa mungkin kamu jangan membalasnya ya? kalau kita baik sama orang. Besok orang juga akan baik sama kita'." ☆☆☆☆ "Hidup sama ayah emang sakit. Tapi kalau ngga sama ayah, sama siapa?" TIKTOK: @.coklattt

More details
WpActionLinkContent Guidelines