Long Time & Distance

Long Time & Distance

  • WpView
    Reads 4,926
  • WpVote
    Votes 603
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 19, 2025
Sequel "Turkish Airline-67" Baca dulu ya, kalo suka masukkan ke list bacaan kalian dan jangan lupa vote + komen 😁 Kamu itu bagaikan angan semu yang sulit untukku gapai Kamu itu bagai bulan yang jauh untuk ku raih Aku hanya bisa diam dan tidak tau akan seperti apa kisah ku nanti Aku hanya mampu menunggu dan meminta takdir berpihak padaku ~ Mihrimah ~ Kita ini seperti x dan y yang tidak bisa menyatu jika di jumlahkan. Tapi meskipun begitu, kita adalah dua sisi yang akan jadi pelengkap untuk sebuah segitiga siku-siku jika bersama. Aku memang pengecut saat ini, tapi tidak lagi jika nyawamu menjadi ancamannya. ~Farzan~ Jika kalian pernah baca bahwa kisah cinta dosen dan mahasiswa di awali dengan rasa benci kemudian jadi cinta. Maka mereka berdua harus mengawalinya dengan rumitnya pemikiran mereka yang seperti rumus matematika. Tapi meskipun rumit, hasilnya mutlak dan pasti.
All Rights Reserved
#501
matematika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tulip
  • Garis Takdir: farhan Dan Wazna
  • UTUH - Wanita yang Tak Tersentuh | Complete ✔️
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • SIRNA
  • Love Story In Friendship [End]
  • FLAMBOYAN
  • Different Taste (COMPLETED IN DREAME)
  • Istri Atau Sarjana [Tamat]
Tulip

Tobi seorang mahasiswa psikologi yang bercita-cita menjadi psikiater handal dan Tulip gadis cantik seorang karbol air force academy dipertemukan di sebuah kafe yang menjadi cikal bakal sejarah cinta mereka. Perbedaan sistem pendidikan membuat kisah cintanya harus berjalan LDR, menanti momen bahagia ketika dapat melihat wajah riang dan senyum manis di pipinya. Penantian yang tak berujung dari romantika yang begitu di dambakan, Harmonisasi kebahagian dari senyum di ujung pipinya dan rona merah saat dirinya tersipu. Berharap semua berjalan sesuai ekspetasi dari situasi yang telah di telan bumi. Aku dan dia dari sejarah cinta tanpa kepastian. Bersikukuh untuk mencintai dia yang telah tiada walau ku tahu terus mencintaimu adalah patah hati yang aku ciptakan sendiri. Aku tahu hatiku tak akan pernah sama lagi, tapi aku akan baik-baik saja. Terima kasih telah menabur benih kebahagiaan dalam hidupku, terima kasih karena telah menjadi alasanku untuk berjuang. Semua momen ini membuatku yakin bahwa pertemuanku dengannya bukanlah kebetulan melainkan takdir Tuhan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines