Story cover for Complicated by flowcrownarry
Complicated
  • WpView
    Reads 195
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 195
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jan 24, 2015
kuharap aku tak pernah bahkan tak akan pernah bertemu denganmu supaya aku tidak terus harus selalu memikirkanmu di setiap waktu luangku
supaya aku tak terus tertawa saat ku memikirkan tingkah konyolmu seperti orang bodoh
supaya ku tak harus jatuh kedalam permasalahan serumit ini
entahlah aku tidak memikirkan hal ini sebelumnya
aku hanya berfikir kalau aku bisa dekat denganmu aku bisa menambah teman atau bahkan sahabat
tapi yang tak bisa kuduga adalah 
ketika masalah cinta menjadi serumit ini.
Bagaimana rasanya jika dirimu bertemu dengan dua pria yang terus memperhatikanmu,takut kehilanganmu,dan melindungimu dari bahaya diluar? 
Apa kau tahu betapa sulitnya jika kau harus memilih salah satu dari mereka?
Apa kau tahu masalah serumit apa yang akan terjadi?
Dan apa kau tahu bahwa saat kau memilih itu juga saat dimana kau harus melepaskan?
All Rights Reserved
Sign up to add Complicated to your library and receive updates
or
#51dfanfict
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
[COMPLETED] 7 Days cover
My Bromance [18+] End cover
AURA !!! (Ormling x lingorm) cover
DENTING  [Revisi] cover
Loved You First (Niall Horan love story)✔ cover
Between Us : One Heart Two Stories [On Going] cover
Drown to You - LingOrm (END) cover
Empty // HARBARA [Completed] cover
OLIVIA cover
BEHIND THE SCENE cover

[COMPLETED] 7 Days

23 parts Complete Mature

Apa yang akan kamu lakukan jika suatu hari kamu membuka mata dan menemukan dirimu berada di sebuah tempat asing tanpa satupun memori tersisa dalam ingatanmu? --- "Huh?!" Aku membuka kedua mataku ketika suara dentuman besar terdengar berdebam di kepalaku. Kedua bola mataku bergerak mengamati apa yang ada di sekitarku- sebuah rasa tak biasa kurasakan menelusup dalam benak. Sebuah perasaan asing. Namun pikiranku terasa begitu ringan-tak ada satupun yang melintas dalam kepalaku selain tiga hal tadi; jalanan malam, seorang wanita, dan sebuah ledakan besar. "Ugh-" Aku memaksakan diri terbangun dan sekujur badanku terasa sakit. Kuangkat kedua telapak tanganku yang berbalut perban. "Jalanan-gue kecelakaan kah?" Kuperhatikan sekitar dan aku tak sengaja menoleh ke sisi kananku. Jantungku seperti berhenti berdegup ketika kusadari bahwa aku tak sendiri di atas tempat tidur-seorang bayi lelaki berbaring di sebelah dan menatapku dengan kedua matanya yang membulat sempurna.