MY STORY

MY STORY

  • WpView
    LECTURAS 12
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadConcluida dom, jul 3, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
"Ya Allah kenapa banyak yang deketin Ammara. Semua tipe cowok Ammara, tapi kenapa Ammara di ghosting terus sama cowok-cowok idaman Ammara ya Allah" Teriak Ammara meratapi nasibnya di rooftop sekolah. "Gak usah terlalu keras buat dapetin orang yang lo mau. Kalau Tuhan bilang enggak ya enggak. Gak bisa di ganggu gugat. Tuhan udah siapin cowok yang nantinya gak mau lo lepas. Percaya sama gue" Kata Devan bijak. Ammara lumayan meresapi perkataan Devan barusan. Devan Putra Artur? Nama ini sangat familiar di otak ku. Tunggu, aku ingat-ingat dulu... 1. "iya, teman lama umi pemilik PT ini. Besok kita kunjungan ke PT nya ya" 2. "Namanya, Devan" 3. "Antar ini ke rumah Devan ya" 4. "tapi Mamah Deva ada di rumah kan?" 5. "itu loh, Devan Putra Artur sayang. Itu Nama Lengkap nya" Buuuummm... Yapppp.. Aku mengingatnya. "Oh, jadi kakak ini Devan yang tiap hari rumah nya aku antar makan?" "yang setiap aku datang kerumah di pintu selalu ada tulisan Taro aja di meja. Terimakasih. Iya?" "daaann jangan-jangan, kakak juga yang lempar plastik sampah ke muka ku waktu aku lagi ambil serpihan bingkai di tempat sampah? IYA?" Tanyaku mulai meninggikan suara. "itu gak sengaja, gue udah minta maaf dan lo udah maafin" jawabnya "ya iya si. TAPI KAN SAMA AJA" Mendengar suaraku yang bernada tinggi, dia menatap ku tajam. Jujur, aku skakmat disitu. Tatapannya cukup menyeramkan tapi terlihat sangat keren. Tubuh tinggi, memakai baju serba hitam dan topi hitam. Aku sedikit meleyot melihatnya. Ini kisah Ammara yang siklus cintanya always gini "Disuka in cowok-Ammara suka balik-malah di ghsoting" entah berujung sampai mana,tapi Ammara udah pengin nikah muda. Harus banget di kepoin kisahnya si Ammara ini gaiseuu.. Enjoy in "My Story" teman-teman jangan lupa bintang dan comment nyaa yaaakk
Todos los derechos reservados
#154
devano
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • Crazy Couple [End] ✔
  • Im Yours.
  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • RAKAALENA
  • BarraKilla
  • Sudut pandang (felisha)
  • KIARA [End]
  • Arsyilazka

Apa ini plagiat karya kalian I don't think so!! Ingat ya ini cuma karangan fiksi, jika kesamaan tempat dan alur cerita, mohon maaf saya tidak maksud meniru (15+) Hai tems, yuk pahami sekilas sebelum baca Tiap partnya sedang-sedang saja, cerita gak sepanjang itu dan gak sesingkat itu, normal-normal aja, menurut saya!!ಥ⌣ಥ(」゚ロ゚)」 SINOPSIS ★★★ Hidup di rantau hanya dengan seorang sepupu, bahkan sama-sama perempuan. Nama kakak sepupu Gua Yuni. Selain Kak Yuni, Gua juga punya sosok kakak yang ganteng alias kakak jadi-jadian selama di rantau, kerap disapa Kak Ari. Kak Ari sangat freindly menurut Gua, kadang kita musuhan kadang kita saling sayang kadang kita saling jahil. "Ini oleh-olehnya kok banyak amat Kak? Kak Ari ke pasar kuliner apa daki gunung nih?" "Banyak tanya kamu Gey." suara Kak Yuni tiba-tiba dari belakang bikin Gua ngelus dada. "Ih Kak Yuni, bikin jantungan mulu ya hari ini. Tiba-tiba teriak-teriak sekarang tiba-tiba muncul." ujar Gua masih kaget. ★★★ Meski di rantau Gua punya sahabat, Gua bukan tipe orang yang freindly, lumayan sukar berteman. "Berasa kuli Gua." teriak Gua pada Fagrel yang sedang mengangkut bambu tiga kali lipat dari Gua. "Biar berotot Lo." balasnya senyum-senyum. ★★★ Dalam cerita ini banyaknya kisah Gua di sekolah, ada kasus masa lalu yang gak Gua duga-duga bisa timbul lagi. "Omorfia." panggil wanita itu lembut. "Apa? Anda tidak pantas menyebut nama itu." amuk Gua menggebu-gebu. "Omor! Jaga bicara kamu! Dia Mama Kamu!" ★★★ Kata orang percuma lari dari masa lalu, mau lari kemana aja gak bakal bisa, karena dunia itu sempit, dimana ada manusia disitu ada masalah dan masalah gak bisa dihindari bukan?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido