Aku, Kamu, dan Waktu

Aku, Kamu, dan Waktu

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 14, 2022
Rayansa Renza datang ke kehidupan shaffa secara tiba-tiba. Shaffa jatuh cinta saat pertama kali melihatnya, tapi ia menepis perasaan itu. Itu tidak mungkin, pikirnya. Seiring berjalannya waktu ia mengakui adanya perasaan itu. Ia berani memulai langkah demi langkah untuk bisa menjadi lebih dekat dengan seorang Rayansa. Ia berhasil, tapi di waktu yang salah. "Andai gue ketemu lo 3 atau 4 tahun ke depan gue pasti bakal terima lo." "kalau takdirnya udah begini, mau lo jungkir balik pun ya tetep ketemu sama gue nya sekarang." *** "Manusia itu bisa berubah kapan aja, Shaf. kalopun itu terjadi sama lo, gue bakal cari orang yang sama kaya lo. Yang effortnya tuh gede banget, padahal secara lo kan cewe tapi effort gue kalah sama lo. Kalo cewe lain mah kebanyakan gengsi." *** 50% fiksi, 50% nonfiksi
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (Not) A Dream School (On Going)
  • Sajak milik Hujan [SELESAI]
  • Tentang Kita
  • Ali Arkhan
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • Possesive Playboy
  • EPIPHANY
  • DRABIA [END]

Pernah punya masalah dengan Bad Boy sekolah? Gimana rasanya? Yang pasti bakal penuh drama kan? Lo yang tadinya pengen ngejalanin sekolahan dengan tenang aman tentram dan damai tanpa ada masalah sedikitpun tapi malah jadi rumit hanya karena seseorang. Itulah yang di rasakan oleh seorang siswi bernama Aila, yang harus mengikhlaskan kehidupan damainya ketika bertemu dengan sang penguasa Cakrawala. Elang. 😂 *** Langit kini mulai menggelap. Bukan karena malam yang akan tiba, melainkan mendung yang bergemuruh karena akan segera hujan. "Elang--" "Aila, gue sayang sama lo. Jaga diri baik-baik ya, soalnya gue mau tidur dulu." "Lo ngomong apas-- Eeh Elang? Elang buka mata lo!" Gadis itu, Aila terus menepuk pipi lelaki dalam pangkuannya yang kini sudah tak sadarkan diri. "Elang bangun! Lo mau liat gue mati kehujanan? Heh! Bangun!" rintik hujan yang mulai berjatuhan membuat Aila semakin tak karuan khawatirnya. "Lo kalo sayang sama gue, bangun bego! Biar gue bisa bales. Bangun Elang!" Perlahan suara Aila bergetar. Air matanya pun luruh bersamaan dengan derasnya hujan. Seragam putih Aila yang tadinya hanya terdapat noda darah dibeberapa bagian kini jadi memerah menyeluruh karena hujan. Aila menatap nanar sekelilingnya, jalanan kini sudah dipenuhi genangan air hujan berwarna merah karena bercampur dengan darah para manusia yang terkapar disana. Lalu tak lama, bunyi sirine terdengar saling bersahutan. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam hidup Aila benci pada Hujan, petugas keamanan dan petugas medis yang datang terlambat. *** . . . So yuk kita intip gimana kisah kasih di sekolah seorang Aila Pratiwi Adyatama. Yang bertemu dengan sang Bad boy sekolah;) See u👋

More details
WpActionLinkContent Guidelines