We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Cinta Dan Luka

Cinta Dan Luka

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Jun 7, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Friends to Lovers
Highschool
Happy Ending
Naya dan Arkan adalah dua orang sahabat sejak kecil. Naya selalu merasa tenang karena Arkan berada di dekatnya. Sampai akhirnya, Naya jatuh cinta kepada Arkan namun ia tidak bisa mengungkapkannya karena mengira Arkan hanya menganggap dia sebagai sahabatnya saja. Suatu hari datanglah sosok Aruna Maira, masa lalu Arkan yang pindah ke SMK Wiraguna. Semenjak kedatangan Aruna, Naya dan Arkan semakin jauh dan jarang sekali berinteraksi sehangat biasanya. Dari kejadian itulah Naya yakin kalau Arkan tidak akan membalas perasaannya. Sampai suatu hari, ia pun bertemu dengan sosok obat penenang hatinya, Fikri. Akankah Naya rela Arkan kembali bersama Aruna? Atau pada akhirnya Arkan memilih Naya daripada Aruna? Yukk baca cerita lengkapnya! Naya Rachelia: Naya Arkan Adytama: Arkan Aruna Maira: Aruna Fikri Athala: Fikri
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dalam Kata, Kupeluk Namamu
  • Possessive Badboy [END]
  • Love in Uniform [On Going]
  • ARLANA | NANON-FILM RACHANUN
  • IHACOY [Selesai]
  • BINTANG DI LANGIT ABU ABU
  • Melangkah Tanpa Ragu
  • Antara Nada dan Lensa
  • Sandyakala Amerta (Selesai)

Naya tidak pernah pandai berbicara. Ia mencintai dalam diam, mengagumi dari kejauhan, dan menyimpan rindu dalam barisan kata yang ia tempelkan di mading sekolah. Tak ada yang benar-benar tahu siapa penulis di balik tulisan-tulisan itu-kecuali satu orang yang mulai memperhatikan keheningannya: Reyhan. Di tengah perjalanan yang sunyi dan luka kehilangan yang tak pernah benar-benar sembuh, Naya memilih menulis sebagai pelarian, sebagai tempat berlindung, dan sebagai cara mencintai dunia yang terasa terlalu bising. Namun ketika penyakit lama kembali menggerogotinya, Naya tahu: tak semua cerita akan menemukan akhirnya. Lewat tulisan terakhirnya, Naya mengungkapkan perasaannya, bukan untuk didengar, tapi untuk dikenang. Dalam kata, ia memeluk seseorang yang tak bisa ia gapai. Dalam sunyi, ia meninggalkan jejak yang tak akan hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines