Story cover for Our Times by aqmoon_
Our Times
  • WpView
    Reads 772
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 35
  • WpView
    Reads 772
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 35
Ongoing, First published Jun 14, 2022
Awalnya kehidupanku seperti awan mendung. Jika berat maka akan turun hujan, Jika berat sekali akan diselingi oleh petir. Setelah sekian purnama, awan mendung ini tak kunjung menemui pelanginya. Hingga beberapa saat, setelah aku beranjak dewasa dan mulai memahami tentang keikhlasan.

Hidupku menjadi lebih berwarna, warna pun muncul satu persatu. Hingga membentuk sebuah Pelangi. Dari sekian banyak warna, ada satu warna yang paling terang benderang. Hadirnya benar-benar membuat hidupku berubah. Setelah bertemu dengannya juga aku mengerti artinya keikhlasan itu. Dia Bayu. Walaupun jika dipikir-pikir, menaruh rasa padanya lebih banyak sakit, tetapi aku sangat Bahagia. Baru kali ini aku tak menyesal akan apapun. Tak menyesal untuk mencintainya. Tetapi sudah tau kan apa jawabannya?. Tidak, dia tidak menyukai ku Kembali. 

Atas perasaannya itu juga, tak membuatku menutup mata akan warna-warna lainnya. Warna yang disinari oleh teman-temanku. Warna yang memberi tahuku apa makna kehidupan, Bagaimana kebahagiaan itu, serta Bagaimana cara kita bertahan hidup. Tidak salah lagi, hidupku terus-terusan terasa bermakna. Menjalani kisah yang berat bukan kelemahanku, melainkan kelebihan.

Bagaimanakah kisah beratku itu? Dan bagaimana pula caraku bertahan hidup?. Akankah Bayu memberikan warna yang lebih terang lagi kepadaku?. Dan Apakah temanku selalu berada disisiku?.
All Rights Reserved
Sign up to add Our Times to your library and receive updates
or
#502ambisi
Content Guidelines
You may also like
T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D by tirachennel
31 parts Complete
aku adalah seorang yang sedikit rumit, perasaan ku sangat sensitif. aku tidak suka di bentak, aku tidak nyaman saat seseorang berkata pada ku dengan nada tinggi. aku lebih suka di nasehati dari pada disalahkan. aku lebih suka di ingat saat aku berbuat salah, aku lebih suka di bimbing dari pada dihardik dengan cacian. aku di didik untuk selalu diam, saat mendengar omongan kasar dari orang tua ku. aku tidak diperbolehkan untuk menyampaikan pendapat ku. sebab itulah Kamu harus mencari tau? aku suka memberikan sinyal melalui kode kode kecil dari pada menyatakan isi hati ku. maka aku harap kau akan selalu bisa menyadari hal itu. aku terbiasa mengalah, karena itu lah aku akan terus bertanya "aku kau anggap apa? apa aku adalah saudara kalian? apa aku Bagian keluarga ini? apa aku diharapkan?" banyak yang ingin aku tanyakan, tapi aku hanya memastikan bahwa memang benar akulah yang kau inginkan. karena di tengah perjalanan aku di paksa kembali untuk mundur dan berjalan sendiri. ketika aku pergi, aku akan benar benar pergi. maka aku pasti kan dulu perasaanmu itu kalau memang benar benar kalau aku adalah beban. karena untuk kali ini, aku ingin bisa berjuang sampai akhir. bukan hanya sekedar datang, ini bukan tentang singgah. ini adalah tentang bagaimana kita membentuk sebuah rumah. • • °Attention!!° Cerita ini murni karangan saya sendiri, hanya nama yg di pakai sama, watak, cerita, umur dan layar hanya fiktif. mohon juga untuk pembaca untuk bijak dalam membaca, dalam cerita ada unsur kekerasan dan banyak Kalimat kasar yg tercantum di dalam nya mohon maaf dan bisa memakluminya. Start = 15 Oktober 2023 Finished = 13 Desember 2023 Update = 25 November 2023 End update = 2 Februari 2024 Terima kasih.....🖤🖤🖤 Sekian follow 🙃🙃
Dear Fenly || Un1ty by elen_rue
24 parts Complete
Sama halnya seperti semburat warna pelangi Gugusan bintang di langit dan aurora Borealis Beberapa entitas indah memang diciptakan untuk dipandang Bukan untuk diraih apalagi dimiliki Bagaikan mengharap pakistan bersatu dengan India Jangankan kasih sayangnya, perhatian darinya saja tak dapat ku miliki Ini bukan bagaimana aku mengisahkan cerita cinta dalam hidupku, kisah ini tak berisi bagaimana aku bertemu gadis cantik karna tak sengaja menabraknya atau tak sengaja satu kelas dengan dia, kemudian kami saling jatuh cinta dan bahagia. Tidak ini jauh dari kisah seperti itu. Aku ingin menceritakan kebohongan mamaku yang mengatakan kalau semua akan baik-baik saja. Aku ingin menceritakan kebohongan mama yang katanya akan menemaniku selamanya dan aku juga ingin menceritakan kebohongan mama tentang bagaimana indahnya memiliki saudara. Aku tak mengerti bagaimana bisa wanita yang paling ku percaya tega membohongiku, aku masih tak mengerti bagaimana Tuhan menuliskan kisahku ke arah mana, ia memberiku air mata tapi sepertinya lupa menuliskan kata bahagia, setelah semua kebohongan itu ku terima, setalah takdir itu Tuhan mainkan kehidupanku banyak berubah. Kepedihan dan penderitaan mulai tertarik untuk singgah. Meninggalkan rumah, dan tinggal dengan manusia-manusia random akan menyenangkan pikirku, hingga aku lupa jika salah satu dari mereka adalah sumber luka yang nyata. Sia-sia aku lari ternyata luka itu turut mengikuti, ingin mencoba membenci tapi aku tak akan pernah sanggup perangi. Hingga kini luka itu abadi dalam hati.
Mahligai Sunyi by AetherSerl
28 parts Complete Mature
Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.
You may also like
Slide 1 of 8
aku atau dia? || Fenly Un1ty || cover
T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D cover
My Bromance [18+] End cover
Raina Maramitha cover
my idol is an sweet brother cover
Dear Fenly || Un1ty cover
RUMAH TANPA ATAP 2 (cerita dari pilar yang telah runtuh) cover
Mahligai Sunyi cover

aku atau dia? || Fenly Un1ty ||

45 parts Complete Mature

pilihan yang sangat sulit, buat lelaki yang tidak setia. tapi juga bisa menjadi pilihan yang paling mudah di jawab, ketika orang itu adalah pintu jawabannya. kalimat yang paling menyakitkan hati, kalimat penentuan dalam hubungan, kunci dalam satu masalah. penjelasan akan tetap ada ketika masalah itu berlangsung, tapi apakah penjelasan itu dapat di percaya? setelah apa yang ia lihat. ini bukan kontes percaya apa tidak, tapi ini adalah apa yang aku lihat, dengan mata kepalanya sendiri. pemandangan yang tak seharusnya ada diantara mereka, aku gak papa Kamu seperti ini? karena aku emang gak pernah spesial di hidup kamu? tapi aku kasian sama buah hati kita, sampai kapan pun, dia! butuh kasih sayang orang tua nya, aku akan menyayangi ya tapi untuk bertemu bersama mu, aku gak sanggup, apa lagi? tertawa seakan tidak pernah terjadi apa-apa. ini kelanjutan kisah fenly dan aidha? apa kalian udah nungguin kelanjutan nya? kalau ia, langsung baca... selamat membaca: dari si__ ....