Story cover for Varsha  by paw-pow
Varsha
  • WpView
    Reads 441
  • WpVote
    Votes 114
  • WpPart
    Parts 21
  • WpView
    Reads 441
  • WpVote
    Votes 114
  • WpPart
    Parts 21
Ongoing, First published Jun 14, 2022
Seorang gadis berlari kencang kearah Halte bus untuk  menghindari hujan. Ia berlari sangat kencang sampai ia tak sadar bahwa tali sepatunya terlepas.
'' akkkkkkkgg.., '' teriaknya hampir terjatuh karena menginjak tali sepatu . 
'' sialan nih tali  kagak  ada ahlak, gak tau apa ini lagi hujan main lepas aja'' gerutuan kecil datang dari gadis itu.  
Ditengah hujan yang deras ia berlutut membetulkan tali sepatunya yang lepas. Gadis itu hanya pasrah saat tubuh nya makin basah tertimpa hujan yang deras. sesaat kemudian gadis itu merasa bahwa tubuhnya tidak basah lagi. Saat ia mengangkat kepalanya keatas ia melihat seorang Pria memberikan payung untuknya. 
'' ahhhh. Terima kasih'' ucap gadis itu kepada orang  yang memayunginya. 
Gadis itu mengambil payung yang di sodorkan orang itu dan tangan yang satu lagi ia ulurkan kepada orang itu. 
'' saya Rara, terimakasih untuk payungnya'' seru gadis itu. 
Namun pria itu tidak membalas uluran tangan Rara, tapi malah berbalik badan meninggalkan Rara. 
'' Eh mas, ehh bang. Payung nya gimana woiiiiii''  pekik  gadis itu yang diringi suara hujan. 
'' Simpan aja buat elo''  Teriak pria yang memakai Mantel IndoApril Berwarna biru itu. 
Rara yang mendengar itu hanya termenung sesaat dan melanjutkan jalannya ke halte bus. Ia melihat lelaki itu menjauh dan senyum Rara pun terbit.


" Hujan yang mempersatukan aku dan kamu"




Hai semua selamat datang di cerita ku semoga kalian kecanduan sama cerita gabut yang kutulis ini. selamat membaca  dan jangan lupa dimasukan ke perpustakaan kalian biar lebih asik. ≧ω≦
All Rights Reserved
Sign up to add Varsha to your library and receive updates
or
#373salahpaham
Content Guidelines
You may also like
59 Day [On Going] by _dyrrr
4 parts Complete
Menceritakan tentang kisah cinta Keyra yang hanya bertahan 59 Hari. Di suatu sore yang mendung dan langit yang gelap, hujan deras turun menimpa tanah, terlihat di sebuah halte bus sepasang kekasih sedang berteduh di sana menunggu hujan deras itu reda. Tetesan hujan yang jatuh dari atap halte bus membentuk irama yang monoton, sementara tatapan mata mereka saling membeku. "Key.. Ayo putus." Ucapan itu secara tiba-tiba keluar dari mulut pria berbadan tinggi itu, dengan nada serius yang menusuk hati. Key mengarahkan pandangan ke wajah pria di sebelahnya, terdiam membeku, seakan-akan waktu berhenti sejenak. Ia tidak percaya apa yang baru saja ia dengar, dan ia terdiam seakan tak bisa berkata apa-apa. "Menurut gue, kita emang ga cocok dari awal." Pria itu menambahkan, suaranya tetap datar, tanpa emosi. Kata-kata itu seperti pisau yang menusuk hati Key, membuatnya merasa seperti kehilangan arah. "Putus? Apa itu keputusan terbaik yang kamu pikir?" Tanya Key dengan suara bergetar, matanya mulai berkaca-kaca menahan tangis. Dada nya terasa sesak, seperti ada beban berat yang menindih. "Hm" singkat sang lawan bicara, ia juga tampak gusar, tidak tahu harus berbuat apa. Setelah keduanya terdiam beberapa saat, pria itu menghela nafas, lalu mulai berjalan pergi dari halte bus, meninggalkan Key sendirian. Hujan sederas apapun tidak menghentikan langkahnya. Ia membiarkan air hujan membasahi wajahnya, seperti ingin membersihkan dirinya dari segala kenangan. Sementara itu, Key tetap berdiri di halte bus, meneteskan air mata melihat pundak pria tinggi itu yang menjauh. Masih tidak percaya apa semua ini benar-benar berakhir? Key bertanya pada dirinya sendiri, sambil menatap sosok yang semakin menjauh. jangan lupa follow author support, dan komen jika ada kesalahan, kekurangan, dan ketidak nyambungan dalam cerita. *cerita pertama author^^ noted : 80% scene keyra dan kenzy berdasarkan kisah nyata.
27 FEBRUARI by MelatiPutri427
25 parts Complete
* yang cengeng jangan baca! "Woi jelek..... Gue cinta sama lo" Ucap alta spontan Orang yg di panggil itu hanya diam di balik Hoodie yg ia gunakan hingga hanya terlihat bibirnya ke bawah Keliatan manis emang.... " Tapi bohong" Ucap alta selanjutnya, mengganggu gadis itu sudah menjadi kebiasaan nya selama beberapa bulan ini. Sungguh menyenangkan. ***** " Dasar anak pembawa sial, nyesel saya membesarkan kamu.... Tidak tau diuntung" " Pa salah aku apa? Kenapa papa sekasar ini sama aku" " Lo tanya salah lo apa? Eh bocah gak tau diri.... Lo itu udah pembawa sial dengan lahir ke dunia ini... Dan menghancurkan kebahagiaan keluarga kami. Dan sekarang.... Lo bahkan menghancurkan tempat terakhir mama... Orang yang udah memberikan nyawanya untuk kelahiran elo" " Maksud kakak apa, aku ngak ngerti? " " Ngak usah pura pura bego deh lo, Lo kan yang udah mengobrak abrik makam mama" " Nggak aku nggak ngelakuin itu, kakak kenapa bisa nuduh aku? " Isak nya " Karna kata satpam... Yang terakhir kali ke sana adalah kamu," " Aku ngak ngelakuin itu, kemarin makam mama baik baik aja" " Ngak usah ngeles deh kamu, sekarang kamu pergi dari rumah saya, saya udah nggak peduli lagi sama janji saya sama almarhum ayah saya. Mulai sekarang kamu saya pecat jadi putri saya" " Pa... Papa jangan, aku nggak tau harus kemana pa, aku hanya punya papa dan kakak kakak. Pa pliss" ***** Perlahan tapi pasti.... Air sungai yang deras itu dapat menghilangkan semua luka bukan? Termasuk luka yang tak berdarah sekalipun Semuanya akan baik pada waktunya, tapi waktulah yang tak baik pada semua. Kalimat baik baik saja akan berguna pada saat luka sudah tak bisa di pendam akhirnya meluap hingga darah dan air mengalir itu kering Terlihat tanpa terasa tapi berbekas. Ini kisah suka dan duka dari nasib seorang anak tanpa ibu, nasib seorang gadis tanpa kasih sayang, nasib seorang kekasih yang tersakiti , nasib seorang teman yang terhianati. Ini kisah untuk; RATU AIRI PRAMULAN
 ALZERA (On Going) by CifaCiaull658
14 parts Complete Mature
"ENTAH INI SUATU KE BETULAN, ATAU MEMANG GARIS DARI SEBUAH TAKDIR YANG MEMANG SUDAH TUHAN TENTUKAN MELALUI SUATU KEBOHONGAN" "HEH LU KALONYEBRANG TU PAKE MATA DONG!!" Sentak laki laki yang hampir saja menabrak Liza dengan penuh emosi "Maaf ya ka, tapi dimana-mana nyebrang itu bukan nya pake kaki?" jawab gadis itu sambil bangkit dari aspal "Terserah lu, udah bagus rem motor gua pakem , klo ga, udah masuk Rs kali lu, gua juga yang harus tanggung jawab" ucap Kesal cowo berseragam putih abu ber halem full fac diatas motor sport dengan jaket hitam kebanggan yang melekat di tubuh nya " tapi bukan sepenuhnya salah aku dong ka, kakanya juga bawamotornya kebut kebutan, lagian aku udah liat kanan kiri dulu ko sebelum nyebrang" Ucap gadis itu dengan nada yang tetap santay "Jawab mulu lu ya.., udaah cepet minggir, males gua ladenin Cewe frik ka ya lu" "Pagi-pagi udah bikin gua kesel aja dasar cewe frik" grutunya dan kmbali melajukan motornya dengan kecepatan tinggi meninggalkan gadis yang barusan hampir ia tabrak "NYEBELIN BANGET SI TU COWO BUKAN NYA MINTA MAAF, sabar liza masi pagi, jangan rusak mood kamu hari ini cuma gara gara cowo nyebelin itu okey " grutu gadis itu mengingatkan dirinya sendiri menghela nafas dan mengelus dadanya mencoba tetap tenang dan tetap bersabar (KALO KALIAN PNASARAN GIMANA ALUR CERITANYA lanjut terus baca ya..!) "Knalin karakter mereka di cerita pertama ku kali ini" (Jangan lupa vot sebanyak banyak nya and komen, ajak tmn tmn kalian baca crita aku ya guysss🥰) "HAPPY READING GUYSS"🥳🤩
You may also like
Slide 1 of 10
KISAH TANPA ENDING ✓ cover
59 Day [On Going] cover
Rannia√ cover
Transmigrasi MyTia [END] cover
About You And Me cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
TUBUH GADIS NERD [END] cover
27 FEBRUARI cover
What Is Love? S1 || Phasa cover
 ALZERA (On Going) cover

KISAH TANPA ENDING ✓

38 parts Complete

"Gila... Ini gila" "G-gue transmigrasi? Sial!" "Gue bakal menjauh dari mereka semua, gue gak mau mati sia sia" -Ranaya *** "Selagi lo hidup, lo gak bakal bisa ngejauh dari gue Ranaya. Dan jangan pernah berpikir untuk mati demi bisa ngejauh dari gue" "Karna gue gak bakal ngizinin lo mati" -Someone 1 *** "Yaya cantik kenapa menjauh dari kami sih? Kami salah apa sebenarnya?" -Someone 2 "Kalian gak salah, yang salah itu takdir. Dunia ini terlalu gila buat gue yang waras" -Ranaya. *** "Lo salah karna lahir ke dunia, Ranaya" -Someone 3 ---------------------------- Langsung baca aja beb😉