Story cover for Komet Permata  by SriBaswangi
Komet Permata
  • WpView
    Reads 194
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 13
  • WpView
    Reads 194
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 13
Ongoing, First published Jun 14, 2022
komet melintas dilangit malam ini, langit yang berwarna merah, biru kehijauan tanda-tanda dari komet pembawa keajaiban, sudah kutunggu lintasnya komet itu ditempat yang sama selama ini dan pada akhirnya aku dapat melihatnya.

tapi, kenapa komet itu tampak mengarah ketempatku berdiri saat ini ? Apa benar akan jatuh disini ?! 


~~~

"Aku mohon berikan sana kekuatan mu! Aku hanya ingin pulang!" 


"Kau bahkan tidak tahu cara menggunakannya! Bagaimana kau tahu kalau aku akan tetap hidup setelah kau renggut kekuatan ku!" 


~~~
All Rights Reserved
Sign up to add Komet Permata to your library and receive updates
or
#65komet
Content Guidelines
You may also like
If we can together by lubiksgarapan
7 parts Ongoing
ruangan itu terasa sunyi hanya ada kegelapan di dalamnya bersama kenangan yang ada. seorang pria terlihat sendirian di atas kasur tak nyamannya, meringkuk sedih sambil menangis. meratapi kisah nya yg terlalu sadis untuk di ingat. kehilangan orang tercinta membuatnya kehilangan kewarasan. ***** "sayang, aku pergi dulu tolong jaga diri baik-baik ya" itu adalah kata terakhir yang terucap dari mulutnya yang ranum. senyuman kecil nya berubah menjadi wajah datar yang desuta belum lihat sebelumnya. tangan yang hangat mencengkeram erat kini melemah dan dingin, tidak ada ada lagi gelak tawa di antara mereka, hanya tangis dan kesedihan yang memenuhi ruangan itu. malam itu dunia terasa seperti runtuh dalam sesaat bagi desuta kehilangan seseorang yang dia cintai sampai saat ini belum dia temukan obatnya. kini tubuh cantik itu akan dipindahkan, para dokter dan staff memastikan bahwa tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan. tubuh mulai diangkat dan ditempatkan di trolly perlahan staff mulai mendorong nya ke kamar jenazah. desuta yg dari awal terlihat tegar dan kuat kini berubah menjadi bayi dewasa yang cengeng ia berteriak dan mulai menangis saat ia melihat trolly di dorong menjauh. beberapa temannya mulai membujuknya utnuk tenang dan ikhlas dan tetap saja tangisan itu memecah keheningan ruangan icu. itulah sedikit sipnosis dari serita ini kalau kalian penasaran bagaiaman kisahnya bisa kalian baca disini................... selamat membaca by lubiks garapan
You may also like
Slide 1 of 8
SMARA DIKTA cover
Mencintai Dalam Diam cover
A Dream cover
RUMAH SINGGAH ✔️ cover
If we can together cover
FRIENDS GOALS(kisah Nyata) cover
No Escape | NCT Dream ✓ cover
Janji Dibawah Langit Senja cover

SMARA DIKTA

18 parts Complete

.・゜-: ✧ :- Happy Reading -: ✧ :-゜・. Malam itu, di sudut kamar yang sunyi, Tata duduk terpaku di atas ranjang. Di pangkuannya tergeletak sebuah album foto tua kusam, berdebu, tapi penuh warna masa lalu. Setiap halaman yang ia buka, mengalirkan kenangan indah masa kecil yang pernah begitu hangat. Ada tawa lepas bersama sahabat-sahabat kecilnya. Ada hari-hari penuh lompatan riang di antara sawah yang hijau, langit yang biru, dan angin yang menyapa penuh cerita. Dunia kecil Tata dulu sederhana, namun begitu berarti. Tapi waktu berjalan, dan segalanya berubah. Kini, di usia remajanya, Tata bertanya : ke mana semua itu pergi? Sebuah kisah perjalanan hati yang mengajak pembaca menyusuri kembali arti bahagia yang sering kali terlupa. Tentang kenangan, kehilangan, dan harapan untuk menemukan kembali diri yang pernah begitu ceria. ◗  ( gambar yang terdapat di dalam cerita bersumber dari pinterest) ◗  ( hanya karangan sederhana dilarang plagiat)