Kamis,11 malam.(hujan turun dengan deras nya).
"KAMU PIKIR SAYA MAU TINGGAL SAMA KAMU!!!."
Di malam itu seorang anak laki laki yang tengah tertidur pulas,tiba-tiba terbangun karena
mendengar suara yang teramat kencang mengalahkan suara deras nya air hujan.bahkan di saat petir menggelegar-pun,suara itu masih sayup sayup terdengar.
Anak laki laki itu sekitar umur 8 tahun,di mana usia tersebut terbilang muda untuk nya.anak anak pada umur tersebut pasti memiliki rasa penasaran yang kuat,jadi dengan mata yang masih setengah mengantuk kaki kecil itu melangkah keluar dari pintu kamar nya.
"Kamu kalau bukan karena saya.tidak akan hidup!!!."
Lagi lagi suara pekik-an itu teramat kuat.bahkan seorang anak laki laki yang tadi tengah melangkah,tampak sedikit terlonjak.
"Mama???."panggil anak laki-laki tersebut.
Wajah yang teramat polos sambil memegang erat Boneka chucky kesayangan nya itu,kaki kecil nya melangkah pelan dengan sedikit ketakutan di hatinya,anak laki-laki tersebut,memberanikan diri membuka kamar orang tua nya.
Tangan mungil nya membuka pelan pintu kamar bercorak indah itu,kamar yang teramat sangat berantakan penuh dengan pecahan beling serta barang-barang yang terlihat berserakan.kaki anak laki laki itu mulai bergetar bersamaan dengan suara pukulan teramat kencang,dan itu berasal dari depan nya.
"Mama?."suara pelan nya meluncur bersamaan dengan air mata yang keluar.
Iya benar.dia sedang menyaksikan apa yang seharusnya tidak ia saksikan.seorang ayah dengan tangan kosong nya memukul tubuh seorang ibu yang ada di hadapan nya.dimana tubuh sang ibu sudah tidak berdaya untuk bangkit.
Anak laki-laki itu terdiam menahan tangis,hari itu hujan turun dengan deras nya seakan hujan tahu bahwa malam ini ada seorang anak laki-laki, menyaksikan sesuatu yang seharusnya tidak boleh ia saksikan,mata seorang ibu yang berderai hanya bisa menatap anak kecil kesayangannya tengah menahan tangis melihat nya.
Hujan seakan menjadi saksi bisu antara mereka...
Visual:suno X jake.
Kami ingin minta kejelasan." kata dukun itu ngotot.
"Kejelasan yang bagaimana?" tanyaku
"Ya kejelasan apa penyebab anak ini meninggal."
"Bukannya bapak ini kemarin sudah jelas?" kataku menunjuk kepada ayah anak itu. "Iya kan pak?"
"Iya..." jawab pak Jo. "Tapi sekarang saya ingin lebih jelas lagi."
"Bapak ini bagaimana to... kemarin sudah ku hadapkan pada dukunnya, bapak ku suruh bertanya sejelasnya lalu bapak tak mau bertanya mendetail, kemarin kan bapak sudah bicara panjang lebar dengan ruh dukunnya, sampai dukunnya juga minta maaf bapak juga sudah memaafkan, kok sekarang berubah?"
"Maaf saya menyela.." kata dukun, "Saya masih tak percaya... dengan apa yang pak kyai lakukan, bisa saja itu hanya rekayasa."
"Rekayasa bagaimana?"
"Coba pak kyai buktikan lagi, jika itu bukan rekayasa."
"Baik... aku akan ambil ruh anak bapak yang sudah meninggal, akan ku masukkan ke orang, nanti bapak tanya sendiri, kalau ndak percaya, nanti mas yang suka usil ini jangan salahkan kalau ku cabut ruhnya, ku lempar ke neraka..., atau ku pindah ke hewan." kataku yang segera minta ijin ke malaikat Isrofil untuk didatangkan ruh anak kecil yang kemarin meninggal. Namanya juga mimpi, ya aneh aneh saja.
Satu menit berlalu.
Dan ruhnya anak kecil yang meninggal sudah ada di dalam tubuh mediator.
"Huuuu huuu.." dia menangis...
.
.
.
.PENASARAN...?
.ikuti terus jalan ceritanyaa....!!!