cylaya & lergan [ON GOING]
  • Reads 0
  • Votes 0
  • Parts 1
  • Reads 0
  • Votes 0
  • Parts 1
Ongoing, First published Jun 15, 2022
"cyla,  maaf atas semua kesalahan yang udah gue perbuat sama lo,  gue tau ini parah banget,  tapi gue mohon maafin gue, " ucap kenzo.

"ngapain lo minta maaf? Bukan nya dari dulu lo ngga pernah ngerasa bersalah ya?, " jawab cyla. 

Lergan hanya diam menyaksikan nya,  dia sudah tau semua cerita tentang kenzo,  cyla lah yang menceritakannya. 

"aya.. " panggil lergan. 

"apa? Tapi erga,  erga tau kan kesalahan dia gimana ke aya? Erga tau kan gimana rasanya di boongin, di kasarin?," ucap cyla dengan amarah yang ia tahan. 

"erga tau, tapi aya harus bicara baik-baik,  selesain masalahnya dengan kepala dingin,  jangan dengan amarah, " ucap lergan lembut sambil mengusap puncak kepala cyla. 

Kenzo hanya diam,  dia tidak tahu menahu tentang hubungan mereka, cyla tidak pernah menceritakannya kepadanya. 

**************

Bagaimana kelanjutan cerita cylaya zakeisha venuska dan lergan rakala bervanio?  Yang pastinya bakal seru, ikuti terus cerita cylaya & lergan,  aku selalu menunggu komentar-komentar dan vote dari kalian. 

Aku bakal sebutin sedikit yang ada di dalam cerita ini,  jadi didalam cerita ini ada beberapa kisah aku,  dan pasti nya pemerannya itu adalah teman-teman ku.

Cuma segitu saja dari aku,  yang berminat segera klik cerita ini,  semoga kalian semua suka sama cerita aku<3

*cerita ini murni dari pikiran saya
*jika ada kesamaan mungkin itu hanya kebetulan
*Warning!!  dilarang copy di lapak ini⚠
All Rights Reserved
Sign up to add cylaya & lergan [ON GOING] to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Antagonis's Secret Wife (OnGoing)  by KentangBogel17
30 parts Ongoing
(𝐒𝐞𝐫𝐢𝐞𝐬 𝐓𝐫𝐚𝐧𝐬𝐦𝐢𝐠𝐫𝐚𝐬𝐢 5) Judul Awal, TRANSMIGRASI BULANREMBULAN ғᴏʟʟᴏᴡ ᴅᴀʜᴜʟᴜ ᴀᴋᴜɴ ᴘᴏᴛᴀ ɪɴɪ ᴜɴᴛᴜᴋ ᴍᴇɴᴅᴜᴋᴜɴɢ ᴊᴀʟᴀɴɴʏᴀ ᴄᴇʀɪᴛᴀ♥︎ ______________ "Rembulan Marliana Andromeda." "H--hah? Salah, nama gue Rembulan Marliana Amarylis itu yang bener." "No," Rembulan makin mengernyit dalam, sampai pria didepannya tersenyum lembut dan dengan suara berat juga dalam ia menekankan sesuatu, "Rembulan Marliana Andromeda, lo milik gue." ☽☽☽☽ Pernah dengar kata seorang antagonis terlahir dari orang baik yang tersakiti? Mungkin itu juga yang Bulan Nayara Ayudisha labelkan pada salah satu tokoh Antagonis berperan jahat dalam novel Fatamorgana, Sagaragas Gelano Andromeda tokoh pria yang memiliki masa kecil suram dan gelap karena dibuang kedua orang tuanya hingga mendapatkan banyak bullying dari anak sebayanya. Siapa sangka laki-laki yang memiliki garis bekas luka diatas alisnya justru tumbuh menjadi pria dewasa dengan kepribadian keras juga dicap berhati dingin oleh semua murid SMA Amandora, sekaligus pemimpin gangster besar bernama CERBERUS yang dalam artian adalah anjing dari neraka, dibalik karakternya yang hanya muncul di akhir cerita hanya untuk menyempurnakan kedua pemeran utama. Tujuan hidupnya hanya untuk membalaskan dendam pada setiap orang yang dulu mencelanya hingga dia diambang kematian. Sekarang bagaimana jadinya jika Bulan memasuki salah satu peran dalam novel itu? Peran Rembulan Marliana Amarylis Antagonis perempuan yang menjadi sebab adanya bekas luka diwajah Sagara? apakah tekadnya untuk menjauhi peran jahat dirinya akan berjalan mulus? Atau tanpa disangka Rembulan telah menarik perhatian sesama karakter antagonis itu?
You may also like
Slide 1 of 10
MAHESA cover
VIENNO LAKARSYA cover
Lauhul Mahfudz  cover
FIX YOU cover
Om Rony cover
Antagonist Badas Couple!! cover
AV cover
I'm Alexa cover
 ARGALA  cover
Antagonis's Secret Wife (OnGoing)  cover

MAHESA

50 parts Ongoing

Hanya Aira Aletta yang mampu menghadapi keras kepala, keegoisan dan kegalakkan Mahesa Cassius Mogens. "Enak banget kayanya sampai gak mau bagi ke gue, rotinya yang enak banget atau emang gara - gara dari orang special?" Mahes bertanya sambil menatap tepat pada mata Aira. "Eh.. Tuan mau?" Aira mengerjapkan matanya. "Mau, gue mau semuanya!" Mahes merebut bungkusan roti yang masih berisi banyak, kemudian langsung membawanya pergi. Aira reflek mengejar Mahes. "Tuan kok dibawa semua? Aira kan baru makan sedikit," Aira menatap Mahes dengan raut memelas. "Mulai perhitungan ya lo sekarang sama gue." "Enggak kok, tapi kan rotinya enak, Aira masih mau lagi," Aira berkata dengan takut-takut. "Ga boleh!" Mahes langsung melangkahkan kakinya ke arah tangga menuju kamarnya. Aira langsung cemberut menatap punggung Mahes yang mulai jauh. Cerita dengan konflik ringan