Azalea[On Going]

Azalea[On Going]

  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 17, 2022
Azalea Carolline gadis menyuka bulan, gadis malang itu anak yatim di tinggal pergi oleh orang tuanya pada umur 3 tahun. tanpa sengaja tuhan mempertemukannya dengan ansel ia kira ansel akan mewarnai hidup azalea yang dulu nya sudah tidak berwarna. Ternyata azalea salah besar malah sebaliknya. Ansel adalah sumber luka yang sangat menyakitkan untuk dilupakan, Sebelum membaca, alangkah baiknya. follow dulu akun author. Peringatan! Tidak suka dengan cerita saya silakan pergi dari lapak ini. Jangan komentar yang menyakitkan saya hanya mengeluarkan ide ide saya disinih untuk menghibur kalian. Bukan mendapatkan hinaan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Kita Yang Tak Pernah Baik-Baik Saja (TAMAT)
  • DISA | broken
  • Teen Unplanned Pregnancy
  • REGATHAN [END]
  • Az & As
  • Wound's Strengthen Oneself (Not Continued)
  • Thank You Olline [HIATUS]
  • CATUR [END]

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines