Ceo Tampan M***m

Ceo Tampan M***m

  • WpView
    Reads 49,619
  • WpVote
    Votes 4,303
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 3, 2023
Roseane Park sekretaris bar-bar yang sangat tidak menyukai bosnya lantaran bos sangat mesum akut. Kisah cinta antara bos dan bawahan yang terkesan klise. Namun, berkesan di dalam hati. "Bagaimana jika kita membuat anak?" "Maaf, Tuan ini berada di kantor. Anda harus bisa membedakan mana tempat kerja dan mana di rumah." Senyum miring tercetak dengan jelas. "Jadi, saat berada di rumah kau bersedia untuk berada di bawahku?" "Berengsek!"
All Rights Reserved
#8
chayeong
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CUDDLE
  • it's only Me|ROSKOOK|
  • A Perfect Scenario ✓
  • The Jerk
  • LUXURY AFFAIR[CHAELISA]☑️
  • LOVEHOLIC
  • Papa Mertua - Taerosé [✓]
  • Winter
  • [✓] Her Eyes
  • Secretary X The Boss
CUDDLE

"Waah, hadiah di pertemuan pertama dengan satu tamparan, bukankah ini keterlaluan," racau Vee. "Harusnya kau menciumku, atau bagaimana kalau kita di ranjang saja, bukankah kau ahli untuk urusan seperi itu, Nona Rose?" Rose tercekat bagai menelan duri, ditatapnya nanar pria di depannya, ada apa ini, bagaimana pun Rose dapat menyaksikan betapa frustasinya seorang Vee Kanesh Bellamy, disamping perkataan ngawurnya, Rose melihat kedalam kelam matanya yang terlihat menyimpan beribu kegelisahan, Rose sangat mengenal Vee, namun perkataan yang baru saja diterimanya sangat menyakitkan. Rose ingin menimpali, namun Vee lebih mendahului. "Aku dengar kau kembali dengan putrimu, aah apakah itu hasil pegulatanmu yang menjijikkan dengan si Jeffry, atau kah dengan pria lain diluar sana?" Lagi, Rose merasakan panas di telapak tangannya yang baru saja hinggap di pipi tirus si pria, ia tidak pernah membayangkan sedikitpun kata-kata bak belati yang perih saat menyayat seluruh tubuhnya itu keluar dari mulut orang yang paling dicintainya namun, detik ini juga, orang itu adalah orang yang paling di bencinya. "Jangan bicara lebih atau kau akan menyesal di setiap ucapanmu, dan saat itu terjadi, aku pastikan kau tidak akan mendapatkan apa-apa walau kau mencoba sujud sekalipun," ucap Rose dingin menatap sengit pria yang masih menampilkan tingkah angkuhnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines