Sabtu, kala muda

Sabtu, kala muda

  • WpView
    Membaca 205
  • WpVote
    Vote 155
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jul 9, 2022
WpInfo
Non-fiksi
Sabtu, seorang pria yang memiliki masa lalu berliku. Dia bingung mencari arah untuk menemukan figur rumah yang dapat membuatnya merasa aman. Namun, Sabtu memiliki beberapa teman yang membantunya tumbuh bersama masa lalu tersebut. Hal itu menjadikannya sosok yang lebih tabah dari sebelumnya. Walau dia tidak pernah dapat memiliki figur rumah yang baik tetapi, di tengah masalah yang mengerikan dia terus berusaha untuk menjadi figur rumah seorang gadis kecil yang mampu menenangkan nya dari masa lalunya yang pahit. Dia tidak sepenuhnya dapat merasakan ketenangan, luka terus diingat akibat cukup rekat, kepedulian menimbulkan sekat. Jika selalu menaruh peduli kepada apapun terkadang rasa sulit akan bertambah. Apakah kita bisa mencari figur rumah? kini meringkuk sendiri. "Apabila bisa membayangkan jika Sabtu adalah dirimu? mungkin abu-abu telah menutupi wajahmu. "
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Rakabumi (COMPLETED)
  • SWEET PAIN | JENO
  • Antara dua luka
  • Bentangan Payung Biru
  • Breathe
  • Derena
  • Kita Sembuh Bareng?

"ketiadaan kisah kita dalam cerita hidupku bukanlah kemauanku, maka kini kujabarkan betapa hebatnya angan masa depan yang kunostalgiakan padamu, dulu." ◈ ━━━━━━━━ ⸙ - ⸙ ━━━━━━━━ ◈ [Jadi kau akan tetap menyukaiku?] Anggukan mantap dari lelaki di samping tak mampu membuat ekspresi serius si gadis memudar. Malah nampak semakin serius dengan tatapan menyelidik. "Apa kau akan melarangku?" Arunika mengedikkan bahu. Bingung mau menjawab apa. "Kalau membuatmu menyukaiku, apa kau akan melarang juga?" Gelengan cepat dan mata terbelalak membuat Raka berdecak sebal. Ia menghela napas gusar, gejolak perih kemudian merembes memenuhi rongga dadanya. "Kenapa?" pertanyaan itu lolos begitu saja. Seperti hatinya sedang berusaha menyampaikan rasa kecewa dari lirihan suara yang terdengar. [Aku bisu.] Lelaki itu menggertak gigi kesal. "Lalu apakah aku harus mengucapkan 'aku tak peduli' dua kali?" [Kau sudah mengatakannya dua kali.] "Arunika!" Raut wajah Raka berubah kesal. Ia menatap datar gadis yang kini kembali tergelak karena ulahnya. dengan Gerakan cepat jemari si gadis mengetik pesan pada layar. [Kamu ganteng. Tapi jika sedang marah, jelek sekali.] »»-------- ★ - ★ --------«« Panggil saja, Arunika. Gadis sederhana pengidap disabilitas fisik. Peralihan dari panti asuhan ke rumah mewah dengan suasana tak bersahabat, menjadikan ekspektasi tentang istana penuh bunga berbalik menjadi tragedi mengerikan yang menikam senyum cerianya. Rakabumi. Begitu kedua orang tua menamainya. Terlahir karena ikatan cinta meski harus berakhir dengan jeritan dan isak tangis sang Ibunda, meminta cerai. Penyesalan atas ketidaksetiaan Pria paruh baya selama bertahun-tahun itu tak mampu mengubah keputusan. Menjadikan ending bahagia yang seharusnya dijanjikan berubah menjadi pilu lara tak berkesudahan. since, 25 Agustus 2022 End, 12 Februari 2025 happy reading^^ Update : Senin

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan