Tuhan Apakah Aku Boleh Menangis?

Tuhan Apakah Aku Boleh Menangis?

  • WpView
    Reads 728
  • WpVote
    Votes 156
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 22, 2022
Dalam malam aku bermonolog. Isak tangis menyertai kesunyian ini. Berkelahi dengan pikiran, rasa takut, cemas, serta keinginan untuk mengakhiri semuanya. Dalam sunyi aku sendiri, berusaha berani di tengah ketakutan yang menerpa. Dunia semelelahkan ini. Aku hanya ingin orang lain mengerti, tetapi hanya tulisan ini yang mampu menjadi teman ketika aku ingin melampiaskan tangisan. Aku sendiri. Di perjalanan yang tak berujung. Berjuang sendiri tanpa ada mereka yang membangunkanku ketika terjatuh. Aku yang bertekad mengambil jalan ini, tanpa ragu walau harus banyak merelakan sesuatu yang pergi menjauh. Tanpa aku sadar, aku salah. Aku kuat, aku bertahan, aku bangkit karena ada Tuhan yang selalu bersamaku. Untukmu aku tuliskan. Sebuah catatan ketika kamu merasa sendiri, ketika kamu tidak menemukan ruang untuk berkeluh kesah, ketika kamu merasa bahwa dirimu tidak baik-baik saja, juga ketika dirimu hampir menyerah.
All Rights Reserved
#666
introvert
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • We Found Another Love [Completed]
  • The Disappearance of Butterfly
  • Printemps
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Hopeless
  • • EUTANASIA •
  • Just Words
  • pengendali hati
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓

VRENE LOKAL VERSI. Di saat kamu merasa sudah berjalan dengan seseorang yang benar tetapi rasa cinta mula-mula yang sangat menggebu itu perlahan hilang, di sana tidak pernah terbayang kemunculan seseorang lain yang membawa cinta baru yang begitu hangat menyentuh. Kala hati sudah merasa tidak akan bisa merasakan kembali perasaan cinta, dicintai, ataupun mencintai, ia tiba-tiba saja datang tanpa terduga, memberi cinta dan membagi kasih, menghangatkan lagi hati yang tadinya telah dingin dan membeku tanpa rasa. "Entah ke mana perasaan ini akan membawa kita, tapi yang jelas aku memang sedang mencintaimu walau aku tahu hal ini tidak seharusnya ada" -Ireen- "Dan aku sudah tidak bisa kembali ke kehidupan lamaku karena sudah terjerat di dalam kebahagiaan yang ku rasakan lagi setelah bertemu dengan dirimu, walau aku juga sadar bahwa hal ini tidak dapat dikatakan benar" -Vishnu- *Inspired By: Danielle Steel - Five Days in Paris* *Agak berbeda dari cerita aslinya karena hanya mengadaptasi, bukannya menjiplak. #1 - vrene #1 - karina

More details
WpActionLinkContent Guidelines