We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Friendzone

Friendzone

  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 19, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Terjebak friendzone?? Itulah yang terjadi diantara jisya dan raka, Persahabatan antara perempuan dan laki-laki yang cukup lama ,tak ayal Jika salah satu dari mereka mempunyai perasaan lebih dari sebatas sahabat. dan jisya lah yang merasakannya. Lalu apakah yang akan terjadi selanjutnya? Apakah raka akan peka terhadap jisya? ataukah jisya yang harus melupakan perasaannya itu? "Karena terlalu nyaman, aku lupa bahwa kita hanya sebatas teman" -jisya Warning! •Bahasa campuran ( maklum masih pemula) Kuyy baca!! Kritik dan saran dibutuhkan Jangan lupa tinggalkan jejak hehe:) •Start: 18/6/22 •End : --
All Rights Reserved
#374
vsoo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Friendzone"
  • THE CEO AND HER BIG BABY -END-
  • PEKA [BTBS - 1]
  • Getting Mine (jenlisa)
  • Friendzone
  • Something Between
  • 🎀Sahabat Jadi Cinta🎀
  • FRIENDZONE !
  • Sebatas Memeluk Raga.
  • RAFA(Rain Rafa)

Terkadang.. aku merasa kita hanya sebatas sahabat~ Terkadang.. aku merasa kita lebih dari sahabat~ Dan terkadang aku merasa aku bukan siapa siapa untukmu.. Sakit? Sudah pasti. Mencintai seorang pria yg jelas jelas hanya menganggap kita sahabat memang sangat menyakitkan. Marah? Apa aku punya hak untuk itu? Untuk apa aku marah,kalau dia cuma menganggapku sahabat. Ya sahabat.. miris memang! **** "Udah berapa kali gue bilang. Lo jangan deketin cowok mana pun! Cowok yg boleh ngedeketin lo itu cuma gue (Nama..)! Gue!" Bentak pria ini. Ya! Dia selalu membentak gadis ini jika gadis ini dekat dengan pria lain selain dia. "Dengerin penjelasan gue dulu baal! Gue deket sama Alwan cuma sebatas teman kelompok! Gk lebih!" Mata gadis ini mulai memanas. Sampai kapan ia akan berhenti melarangnya untuk berdekatan dengan pria lain? Sampai kapan? Batinya berteriak. "Bener sebatas teman kelompok? Gue gk yakin! Kalau sebatas teman kelompok kenapa tadi lo pegangan tangan gitu? Hmm.." bentaknya lagi. Ga

More details
WpActionLinkContent Guidelines