Ambis Club

Ambis Club

  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 14, 2022
WpInfo
Fiction
Science Fiction
kesenangan dalam SMP-SMA dilalui oleh semua murid. tak terkecuali oleh Ambis Club. bukan hanya bermain dan menikmati masa remajanya, anggota club ini selalu berkumpul bersama. mengisi waktu luangnya dengan belajar, melakukan hobi nya , atau hanya sekedar galau belaka. Suka duka sering mereka alami selama menetap di asrama sekolah. Bukan kah itu memang alur kehidupan yang normal?. "Asrama adalah rumah, dan kita adalah keluarga. Bukankah begitu?"
All Rights Reserved
#444
ambis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CEZALINE
  • Why Friend?
  • Semu
  • Jatuh, Suka Lagi ?
  • Satu nama yang abadi
  • Long Walk With You
  • GRIZLEN {On Going}
  • Lingga [SELESAI]
CEZALINE

Cezaline pikir tahun terakhirnya di SMA bakal berjalan mulus. Tinggal setahun lagi, lulus, lalu bebas. Tapi tiba-tiba, tanpa aba-aba, dia dipindahin ke Asrama Lentera, tempat yang katanya bisa "membentuk masa depan." Tapi buat dia, tempat ini lebih mirip labirin penuh orang-orang aneh. Asrama Lentera bukan cuma sekadar tempat tidur dan belajar. Di sini, semua orang udah punya tempat masing-masing. Selain karena mereka sudah dari lama berada di Asrama dan hidup saling berdampingan, mereka juga beruntung karena dipertemukan dengan manusia setipe-nya. Ada sekumpulan orang-orang ambis yang hidupnya muter di buku dan ujian. Ada sekumpulan manusia yang santai banget kayak sekolah cuma formalitas. Ada juga para berandalan yang hobinya bikin ribut dan cari masalah. Dan masih banyak lagi tipe-tipe manusia di sini. Yang pasti, semua sibuk dengan dunianya sendiri, dan Cezaline? Dia nggak pengen jadi bagian dari itu semua. Cezaline cuma pengen hidup tenang, tapi Lentera nggak pernah ngasih pilihan semudah itu. Dia cuma punya dua pilihan: ikut arus atau tenggelam. Dan buat Aline, setahun terakhir ini bisa jadi tahun yang paling panjang dalam hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines