We were only Seven

We were only Seven

  • WpView
    Reads 5,081
  • WpVote
    Votes 431
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 26, 2022
JUNGKOOK sangat menyukai novel, terutama dengan genre fantasi, apalagi yang ada fantasi-fantasinya, dan dia ingin pergi kedunia itu. jungkook baru- baru ini merasakan ada yang aneh dengan tubuhnya, seakan-akan ada yang keluar dari tubuhnya, dan tidak disangka-sangka sebuah kejadian yang akan merubah semua kehidupannyaa dan jati diri jungkook sebenarnya akan terungkap. jungkook bahkan hampir tidak percaya dengan semuanya. apalagi saat ibu yang mengurusnya mengatakan bahwa dia bukan anak kandungnya. shock?!!! tentu saja! dia ingin menemui ibu kandungnya. ada apa dengan semua ini?. ia bingung, kenapa ibu kandungnya menitipkannya? apa yang sebenarnya terjadi? Pertanyaannya terjawab saat dia masuk ke world elements academy, sekolah yang sangat di idam-idam kan jungkook, sekolah sihir.... dan disinilah..... petualangan dan masalah di mulai.... penasaran? yuk baca. dont copy my story!!!! murni hasil pemikiran sendiri. Dimohonkan untuk meninggalkan jejak ya readers!!!
All Rights Reserved
#101
elements
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hingga Tak Ada Lagi Luka
  • ABYSS🍀
  • LIGHT
  • If You're a Little Late (sad story Kim Taehyung) [END]✓
  • Because Of You
  • SECRET ORDINARY√
  • DONT LEAVE ME - VKook GS || On Going
  • PROMISE (KTH)

Hingga Tak Ada Lagi Luka Jungkook tumbuh dengan luka-luka yang tak terlihat-bukan hanya di kulitnya, tapi jauh lebih dalam, menyesakkan hingga ke relung jiwanya. Senyumnya terlalu lebar untuk menjadi nyata, tawanya terdengar seperti pelarian. Ia menyimpan rahasia yang tak seorang pun tahu, seakan dunia ini terlalu kejam untuk memberinya ruang bernapas. Taehyung tidak pernah berniat ikut campur. Awalnya, ia hanya melihat Jungkook sebagai anak yang keras kepala, penuh misteri, dan sulit didekati. Tapi semakin ia memperhatikan, semakin sulit baginya untuk berpaling. Ada sesuatu di balik mata gelap itu-sesuatu yang berteriak minta pertolongan meski bibirnya selalu mengatakan "Aku baik-baik saja." Ketika kebenaran mulai terungkap, Taehyung dihadapkan pada pilihan: mundur dan membiarkan Jungkook menghadapi semuanya sendiri, atau bertahan, meskipun itu berarti menyeret dirinya ke dalam kegelapan yang lebih dalam dari yang ia bayangkan. Namun, seberapa jauh seseorang bisa bertahan sebelum akhirnya menyerah? Seberapa banyak luka yang bisa mereka tanggung sebelum semuanya runtuh-hingga tak ada lagi yang tersisa? Tapi mereka tahu satu hal: mereka tidak akan membiarkan luka-luka itu menang. Bersama, mereka berjanji akan bertahan. Bukan hanya untuk satu sama lain, tapi juga untuk diri mereka sendiri. Karena kali ini, mereka tidak akan berjalan sendirian. - BROTHERSHIP YE BUKAN BL! Don't copy my story.

More details
WpActionLinkContent Guidelines