Halal itu indah

Halal itu indah

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 4, 2023
Perjalanan hidup seorang Dokter hewan yg memiliki sifat cuek, dingin dan tegas. Dan seorang mahasiswi di bidang foto grafer yg cerewet, keras kepala dan riang. Mereka di pertemukan dgn sebuah insiden kecil, yg membuat mereka harus bekerja bersama, walau harus ada pertengkaran kecil di setiap kebersamaan mereka. Dan sebuah masalalu yg buruk mereka ternyata saling berkaitan. Dan menyatukan mereka dlm ikatan suci.... dapatkah ikatan itu bertahan???? Cerita ini milik teman saya, saya hanya di minta untuk menulis ulang lg. keseluruhan cerita milik Zahrasalsabila...
All Rights Reserved
#1
romansah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love In Profession[End]
  • Di Balik Dingin Waktu
  • Berbeda
  • Taman Sekolah {END}
  • My Story
  • Pasanganku TNI AD (END)
  • Dia Tempatku Pulang | [SEGERA TERBIT]
  • Doctor's Angel
  • AURORA

-Cerita ringan dan enggak berbelit,semoga suka -Belum di Revisi Cut Syifa Azzahra adalah seorang mahasiswi kedokteran yang terpaksa harus berhenti mencapai impiannya dan menjadi guru di sebuah desa kecil yang jauh dari hiruk pikuk kota lalu bagaimana kah pertemuan nya dengan seorang Dokter Muhammad Alzam yang menjadi relawan saat desa yang ia tempati sedang mengalami bencana alam ___ "ya allah , saya tidak punya hak untuk memarahi dokter, saya hanya mengingatkan, saya juga pernah telat tapi tidak marah saat di tegur" zara berjongkok untuk mengikat tali sepatunya yang lepas, dengan mulut tidak hentinya mengoceh "Pokok nya kamu memarahi saya zara! hati saya benar benar sakit" seperti biasa dengan tampang sok sedih dan satu tangan mengelus dada "sekarang apa lagi yang mau kamu lakukan? oh, saya tau, sepertinya kamu mau saya mati dengan tidak memberi saya makan pagi dan siang" zara menghela nafas pelan, mengumpulkan ogsigen, mengumpulkan ogsigen sebanyak banyaknya, rasanya beban hidupnya akan bertambah sekarang. oh tidak melainkan sejak kemarin

More details
WpActionLinkContent Guidelines