Antara Tulus dan Luka

Antara Tulus dan Luka

  • WpView
    LECTURAS 156
  • WpVote
    Votos 14
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jul 4, 2022
Ketika kita mencintai dengan tulus seseorang yang juga mencintai kita, maka kita akan bahagia, bukan? Rasanya jiwa raga terasa sedang menari di atas awan. Berimajinasi tinggi, berharap abadi. Namun, jika sebaliknya. Kita bisa apa ? Hati berkabung, kecewa, hancur, rapuh, sekaligus runtuh, seolah penuh riuh dalam hati, kala diterpa badai yang memporakporandakan raga secara tiba- tiba. Berpasrah akan rasa dengan segenap asa pada Sang Kuasa adalah solusi pamungkas. Kawan, menurutmu ketika kesempatan kedua datang pada seseorang yang pernah menoreh sejarah menyakiti, sebaiknya kita terima sebagai bahan evaluasi untuk melihat apa dia berubah atau justru malah membuka luka baru yang mungkin akan lebih parah ? Kesembuhan memang sulit. Jalannya kadang berbelit. Pergilah, dan pamit. Jangan membuat hati kian sempit. Karena mengingatmu adalah luka yang teramat pahit untuk diungkit. Tulisan ini menceritakan tentang kisah seseorang yang begitu mendamba akan cinta yang sungguh dan sejati. Setelah mengalami beberapa insiden patah hati, yang membuat perasaannya mati. Jatuh bangun yang ia alami membuatnya trauma dengan kata jatuh hati lagi. Tulus hati yang ia beri kadang di sepelekan, disia-siakan, diingkari dan dikhianati. Hingga akhirnya ia bertanya- tanya pada dirinya sendiri. Apakah dirinya pantas dicintai ? Allah menjadi kekuatan sejati bagi dirinya tuk melewati hari- hari yang pilu, sepi, lara akan nestapa tentang sebuah keikhlasan dalam menerima dan kenyataan untuk kehilangan lagi. Akankah ada seseorang yang membawanya keluar dari kepedihan ini? Atas sepasang bola mata yang setia membaca tulisan ini, ku haturkan banyak terimakasih. Karena berkatmu atas izin Allah, menjadi sebuah alasan bagiku untuk terus mencurah rasa dalam sebuah bahasa yang mampu ku rangkai kata demi kata hingga berpadupadan menjadikannya kalimat penuh makna. Selamat membaca:)
Todos los derechos reservados
#16
catatanpena
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Air Mata Cinta
  • Meneroka Jiwa 2
  • Memories of us - based on true story
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Cerita Rein (SUDAH TERBIT)
  • Home Away From Home [FIN]
  • Pelukan Terakhir
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • MY HOPE IS YOU (END)

بسم الله الر حمن الرحيم.. ini cerita pertamaku, jadi mohon maaf bila ada kata dan penulisan yg tidak tepat, masih dalam tahap belajar silahkan kasih saran dan kritik ya. saya bukan penulis hanya punya hobi,, bagi saya membuat tulisan dalam bentuk cerita lalu cerita saya dinikmati banyak pembaca adalah kesenangan tersendiri, saya selalu berharap tulisan saya mampu membuat pembaca hidup di dalamnya, karena bila pembaca larut dalam alur cerita yang saya buat ,merasakan bahagia, marah, sedih ,bahkan menangis adalah bentuk prestasi bagi saya . selamat membaca.... "aku tidak tahu jalan hidup akan begitu rumitnya, setelah kehilangan menerpaku semuanya terasa hancur. namun, aku percaya allah tidak akan membiarkanku seorang diri menghadapinya, selalu ada Fajar setelah gelap dan selalu ada tawa setelah kesedihan. aku perlu mengingatkan hatiku lgi,, " bahwa bahagia dan duka itu datangnya satu paket. kamu tidak akan merasakan bahagia sebelum tahu apa itu duka. dan jangan terlena akan rasa bahagia karna bisa jadi esok kau akan merasakan duka". Aku harus mengikhlaskan sekaligus mendukung perjodohan mereka. Iya,,dia yang salah satu nya adalah seseorang yang sangat aku cintai, nama laki-laki yang mungkin sudah terbentang luas di angkasa karna aku mendo'akan nya tak lekang oleh waktu, disetiap sholat fardhu dan sunnah roatibku. Meski namanya menjadi candu dalam do'aku. Namun, Allah punya rencana dan kehendak lain. oh Allah,, jika mencintai semudah membalikan telapak tangan. kenapa melupakan itu pilu dan melelahkan? jika Cinta itu mengikhlaskan. mengapa masih begitu sakit ? ya Rabb, jaga hatiku untuk ia yang sedang menunggu kehadiranku dan yg mampu menjaganya. pertemukan kami disaat kami siap untuk saling berbagi. yakinkan hatiku untuk siap jatuh Cinta lagi bukan untuk patah lagi ". ~ Air Mata Cinta ~ #pesantren

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido