Hallo Mr. Papa

Hallo Mr. Papa

  • WpView
    Reads 12,268
  • WpVote
    Votes 704
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 13, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
17+ Arindi, seorang mahasiswi biasa, yang melakukan kesalahan satu malam dengan cucu pemilik yayasan, Aditama Regan. Keadaan tidak akan rumit jika saja Regan tidak memiliki tunangan yang sebentar lagi akan dinikahkannya. *** Arindi menyesal telah mabuk di pesta kelulusan malam itu. Dia melakukan kesalahan fatal bersama Regan, cucu pemilik yayasan tempatnya berkuliah, dan menghasilkan benih yang membuatnya mengandung. Mencoba menghilang seperti kesepakatannya bersama Kakek Aditama, Arindi kembali lagi ke Ibu Kota setelah enam tahun untuk urusan pekerjaan yang tidak bisa ditunda. Keadaan semakin rumit ketika Alkhanza--putra yang ia besarkan seorang diri bertemu dengan Ayah biologis-nya. Sosok Alkhanza yang bagaikan replika Regan membuat pria itu curiga, bahwa enam tahun lalu, Arindi menghilang bersama buah cinta mereka. Bagaimana kisah Arindi selanjutnya saat Regan bersikeras ingin membuktikan siapa Ayah Alkhanza sebenarnya sementara diwaktu bersamaan, mantan tunangan Regan yang pernikahannya sempat batal kembali hadir di tengah-tengah luka mereka yang masih menganga? ***** DO NOT ACCEPT PLAGIARISM! Start: 21 Juni 2022. End: A Story Romance by Yetta Valeria. Copyright © 2022 Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terjebak Kata Sahabat [COMPLETED]
  • Revenge Partner • 97L
  • He Was My First Love
  • Berandal school is a good Papa
  • Hey, Mama
  • AILEEN & REGAN [TELAH TERBIT]
  • Tahta Hati [End]
  • Bayi Dosenku
  • AKSARAYNA
  • BagasRara [END]

[Ambassadors' Pick: July 2022 oleh Wattpad AmbassadorsID] Ava Rayna Tsabita begitu kaget saat manusia es yang beberapa hari ini hanya bisa didengarnya tanpa berani dia tatap tiba-tiba duduk di depannya. "Sepertinya kita menghadapi masalah yang sama. Jadi saya akan duduk disini. Gak usa ngomong, gak usa ngobrol, gak perlu kenalan. Cukup diem aja dan kerjakan apa yang kamu kerjakan." "eh," gumam Ava tidak mengerti apa yang cowok yang ternyata gantengnya gak main-main ini, eh maksudnya manusia es, ini katakan. 'Dan, duh kaku banget cara ngomongnya. Apa perlu saya bilang, oke Anda bisa duduk di sini,' ringis Ava. * Aksa Satria Baskoro sudah muak dengan segala gangguan saat duduk sendirian di tempat itu. Dan gadis itu, Aksa tidak peduli namanya, sepertinya mengalami hal yang sama. Dulu sewaktu SMA tidak ada yang berani mendekat padanya. Masa awal kuliah ini benar-benar menyebalkan. Dia kembali harus menunjukkan ke orang sekitarnya bahwa dia punya taring, tanduk, gigi dan kuku tajam. Jadi, dia akan memanfaatkan gadis itu. Mereka akan sama-sama diuntungkan. Masih sama, Aksa tidak mau direpotkan dengan kegiatan yang disebut - berteman -

More details
WpActionLinkContent Guidelines