JODOH DALAM MIMPI

JODOH DALAM MIMPI

  • WpView
    Reads 545
  • WpVote
    Votes 605
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadComplete Mon, May 29, 2023
Mimpi. Biasanya kita anggap itu hanyalah bunga tidur belaka. Akan tetapi jika kita memimpikan menikah dengan seseorang bahkan belum kenal sama sekali apa itu wajar? Takut nya saja itu adalah pertanda kalau kita jodoh. Amin. Inilah yang di alami si Viona alias Vivi. Gadis tembem dan cantik ini pernah memimpikan seseorang yang sama bahkan sampai menikah. Akan tetapi dia hanya menganggap itu hanya bunga tidur belaka. Tapi ia tepis begitu saja saat ia bertemu dengan orang yang ada dalam mimpi. Bagaimana kelanjutan nya? *Arsenik Johan Pratama *Viona Putri Brilian Wijaya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beauty and the Boss
  • NIKAH GAK SE SIMBLE ITU
  • Oh My Husband (Continuous Story)
  • The Boy I Met In My Dream
  • ARSENIO (END)
  • Serpihan Luka
  • Jodoh Dadakan Untuk Yoongi
  • NIKAH DULU CINTA BELAKANGAN
  • TIME TO LEAVE [TAMAT] ✔️
  • ARKASYA
  • ACCIDENTAL | Kim Doyoung (Completed)
  • Dreamers [on-going + revisi]
  • ARAZKA (END)
  • No Sweet
  • Tetaplah Bersamaku🌹 (pending sesaat)
  • Jodoh Dalam Mimpi
  • Kita dan Dia [END]

"Bilang kalau kamu mau aku pergi. Bilang kalau kamu nggak suka aku hadir di hidup kamu. Say it if you mean it." - Benara Wijaya Kamuflase cinta. Penorehan luka. Hancurnya kepercayaan untuk bertahan. Kepalsuan dalam sebuah keluarga membuat Aluna Sarasita tidak akrab akan cinta. Sampai seorang lelaki tampan nan mapan yang merupakan pemilik hotel Saint Wijaya tempat mereka dipertemukan, menetap di dunianya bak lentera dalam gulita. Terdengar seperti omong kosong! Bahkan lelaki biasa pun enggan menerima Saras apa adanya. Namun, Benara Wijaya benar-benar berbeda. Saras tahu, menerima Ben adalah sebuah kekeliruan. Sekalipun lelaki itu berupaya meyakinkannya, kehidupan Ben yang sempurna tetap menjadi alasan bagi Saras beranggapan Ben tidak akan pernah memahami kondisinya. Mereka berbeda. Bak bumi dan langit. Bak hitam dan putih. Saras pun semakin yakin untuk menghapus Ben dari hidupnya. Tanpa peduli harapan yang telah dibangun oleh lelaki itu. Tanpa peduli ada hati yang hancur berkeping-keping karenanya. Lantas, berhasilkah Benara Wijaya membawa Saras pada akhir kisahnya? Mampukah ia menyadarkan Saras bahwa perempuan itu adalah luka sekaligus bahagia terindahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines