Partner Drama Rara

Partner Drama Rara

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 3, 2023
"Aku tidak tau ternyata kamu bisa sejahat ini dengan aku. Apakah selama ini aku pernah melakukan kesalahan yang berat padamu sebelumnya. Masa lalu pedih memang tidak perlu diingat, namun itu bisa menjadi bayangan menakutkan untukku" -Rara "Masa lalu yang salah akan aku perbaiki dari sekarang. Aku akan buktikan bahwa aku yang dulu pemuda yang tidak berpikir panjang sekarang ini dapat menjadi orang yang dapat kamu andalkan." -Rey
All Rights Reserved
#806
kantor
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JANGAN PANGGIL AKU LARAS
  • SOSOK WANITA YG MENCINTAI DLM DIAM [END]
  • CINTA DI PESANTREN SYAQEEL
  • aza
  • KETOS DINGIN ITU SUAMIKU![END]
  • Ice Boy Is My Husband ( REVISI )
  • CINTA DALAM KELABU
  • Bad Papa
  • Cuek VS Cerewet || Syaqeel [ END - PROSES REVISI ]
  • we and the time

Aku Laras yang tak ingin dipanggil Laras. Ini adalah tentang rahasia hidupku. Aku nyaman dengan kehidupanku saat ini bersama Rasya, anak lelaki usia 9 tahun. Aku hidup berdua dengan Rasya meninggalkan empuknya ranjang di rumah orang tuaku yang ikut menanggung aib karena kesalahan anak semata wayangnya. Tak tertahankan derai air mata ini saat mengenang mereka. Nama Laras sudah kukemas rapi dan tak seorangpun kuijinkan untuk membuka, tak seorangpun. Setidaknya sudah 9 tahun aku berhasil bertahan dan terlatih untuk selalu bangkit dari rasa pedih yang tersisa dari masa laluku. Buktinya aku bisa berdiri dan tersenyum dengan senyum yang kurajut dengan adanya Rasya, penyemangatku. Sampai suatu saat Satria hadir di kantor sebagai sosok bos baruku. Dia yang tak pernah kuharapkan lagi. Dia yang telah menghancurkan hingga menjadi serpihan yang terbuang. Apa yang ditawarkannya padaku kali ini? Apakah ada secuil penyesalan? Kalaupun ada, untuk apa? Semua sudah berakhir 9 tahun yang lalu. Apakah semua hanya kepura-puraan saja, demi uang? Raut wajah resahnya, membuatku bergeming. Mungkinkah 9 tahun ini membuatnya banyak belajar? Apa yang dialaminya selama 9 tahun ini? Apakah dia masih Satria yang dulu kukenal, yang kunanti-nantikan setiap malam tiba? Aku selalu menantikan ceritamu, ibarat pil tidur yang mampu membuatku terlelap setelahnya. Mengapa isi kepalaku dipenuhi tentang Satria setelah pertemuan itu? Buyar semua segala pertahanan yang kubangun. Atau mungkinkah masih ada secuil rasa tersisa di hatiku, setelah apa yang diperbuatnya padaku? Entahlah...

More details
WpActionLinkContent Guidelines