Rebeca (Series)

Rebeca (Series)

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 27, 2023
Teruntuk orang pemberian Tuhan. Kamu. "Teruntuk seseorang yang telah disiapkan Tuhan, lalu didatangkan ia dihadapanku, seseorang yang mampu mengobati sendu, seseorang yang mampu membuatku melupakan. Semua perkara yang membebani dada, sesorang yang hadir saat aku butuh dekapan sebab dunia yang begitu jahat, jatuh menirpa aku. Terimakasih telah ada, meski nyata, nyatanya aku tak bisa sepenuhnya mencintaimu sebagaimana kamu mencintaiku, maaf jika aku terlalu membebani pikiranmu, sebab aku juga tak ingin hadir hanya dalam khayalmu. Itu kenaoa aku selalu berusaha ada pada saat waktu memang menakdirkan kita untuk saling mengukir sebuah kisah, karena aku tak ingin lagi kehilangan waktu begitu saj, sebab menyia-nyiakan orang yang hadir tulus karena cinta, sebab aju tahu rasa sakitnya, sebab aju tahu rasanya disia-siakan begitu saja. Terimakasih untuk segala kisah, semoga kelak, Tuhan menunjukkan kebesarannya." Rere untuk Arsya.
All Rights Reserved
#42
rere
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Sunyi
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Bersama imamku
  • Resiko
  • LED ASTRAY
  • Erlangga
  • PAIN (TERBIT) ✔

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines