Dua Cahaya

Dua Cahaya

  • WpView
    LECTURAS 18
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadConcluida lun, jun 20, 2022
Arunika, itulah nama yang Mama berikan kepadaku. Arunika yang bearti matahari terbit, seperti harapan Mama agar aku bisa menjadi seperti matahari, hangat, pemberi semangat, ceria, bermanfaat bagi banyak manusia, tidak pernah membeda-bedakan siapa yang harus dikasihi. Itulah yang diucapkan oleh Mama ketika pertama kali melihat dan menimangku sebelum pergi untuk selamanya. Kakakku yang memberitahuku tentang hal itu.Nama adalah doa bagi pemilik nama itu sendiri. Tapi, kurasa doa itu belum terjawab. Aku tidak seperti yang diharapkan Mama, aku telah mengecewakannya. Aku gadis pendiam, pemurung, tidak pandai berbaur, tidak berbakat, tidak berprestasi, bukan gadis kebanggaan Papa pula.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • REDUP
  • Setenang Langit Malam
  • Sandyakala Amerta (Selesai)
  • Keluarga di Ujung Senja
  • LUNA PIENA
  • Senja
  • ARAKHA
  • Arunika
  • ARUNIKA- Cahaya Yang Redup
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
REDUP

"Tidak semua yang terlihat baik-baik saja itu benar baik-baik saja. " "Sesakit apapun yang aku rasakan, aku akan tetap menjadi matahari untuk mereka. " "Tuhan, Terima kasih... " Tentang seorang gadis bernama Mona Ayyana sabila, gadis yang kuat berjuang demi rasa sakitnya. Selalu memberikan kebahagian walaupun tidak mendapat balasan. Yang selalu dia katakan... "Aku akan menjadi matahari yang selalu menerangi, lalu akan pergi ketika bulan sudah datang. "

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido