Dua Cahaya

Dua Cahaya

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Mon, Jun 20, 2022
Arunika, itulah nama yang Mama berikan kepadaku. Arunika yang bearti matahari terbit, seperti harapan Mama agar aku bisa menjadi seperti matahari, hangat, pemberi semangat, ceria, bermanfaat bagi banyak manusia, tidak pernah membeda-bedakan siapa yang harus dikasihi. Itulah yang diucapkan oleh Mama ketika pertama kali melihat dan menimangku sebelum pergi untuk selamanya. Kakakku yang memberitahuku tentang hal itu.Nama adalah doa bagi pemilik nama itu sendiri. Tapi, kurasa doa itu belum terjawab. Aku tidak seperti yang diharapkan Mama, aku telah mengecewakannya. Aku gadis pendiam, pemurung, tidak pandai berbaur, tidak berbakat, tidak berprestasi, bukan gadis kebanggaan Papa pula.
All Rights Reserved
#956
tentang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setenang Langit Malam
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • ARAKHA
  • REDUP
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Bulan dan Bintang 💓(ending)
  • Cahaya Senja
  • Serupa Matahari Terbit
  • Langit dan Cahayanya
  • SENJA NATA [END]

Tentang Akasha yang menyukai gelapnya langit malam. Bukan hanya gelapnya langit malam yang Akasha sukai, ia pun menyukai Arunika. Gadis pemilik senyum secantik dan secerah matahari terbit. Sayangnya, mereka bagaikan ditakdirkan tidak untuk bersatu. Layaknya sinar mentari yang terbit dan sinar bulan dimalam hari. Mereka ditakdirkan tidak untuk bersatu. Akankah perjuangan sang langit malam untuk mengejar sang matahati terbit akan membuahkan hasil?

More details
WpActionLinkContent Guidelines