falling in love with gavin (on going)

falling in love with gavin (on going)

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 17, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
CEO muda, tampan , mapan, memiliki perusahaan ternama siapa lagi kalo bukan gavinandra delvantara. yang memiliki sifat posesif pada sahabatnya sendiri Regita putri Adhitama yang padahal mereka tidak memiliki hubungan apa apa atau bisa dibilang tanpa status(HTS). berkat keposesifan dari seorang Gavin , Gita sama sekali tidak bisa kemana mana. Gita sendiri merupakan gadis cantik yang terkenal ramah baik dan ceria. berbanding terbalik dengan Gavin yang memiliki sifat cuek,galak,dan pintar. "aku bosen Gavin kalo dirumah muluuu,ayoo jalan jalan ajaaaa" Gita merengek pada Gavin yang sedang sibuk dengan urusan kantornya "oke kalo kamu ga mau nemenin aku, biarin aku cari cowo ajaaa" ancam gita lalu bangkit dari duduknya ingin pergi meninggalkan Gavin yang masih sibuk dengan laptop nya. Gavin yang mendengar itu sontak langsung menarik tangan gadis ini hingga jatuh kepangkuan Gavin . "saya bikin ga bisa jalan nanti cowo itu" ucap gavin ◍cover by pinterest ◍jangan lupa follow sebelum membacaaa ◍mengandung unsur keuwuan ◍wajib vote dan coment serta tambahkan ke perpustakaan kalian ◍konflik cerita ringan jadi langsung aja merapattt bestieee
All Rights Reserved
#570
galak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GHAVARI
  • My possesive boyfriend
  • JEBAKAN CEO NAKAL (21+)
  • KETOS OR TEACHER
  • RIGAL [TAMAT]
  • HE IS POSSESSIVE [SELESAI]
  • SATRIA (End)
  • RAHASIA CINTA [ON GOING]
  • Double V Sucks
  • TERJERAT CINTA CEO AROGAN
GHAVARI

Sejak awal, Ghava tidak pernah membayangkan namanya akan berdiri di depan barisan OSIS, memakai jas hitam dengan logo sekolah di dada. Ia anak yang lebih suka duduk di belakang, bercanda dengan teman, dan pulang tepat waktu untuk sekedar berlatih basket. Semuanya berubah karena satu formulir pendaftaran yang diisi diam-diam oleh temannya. "Biar seru aja Va. Masa OSIS isinya orang itu-itu lagi," ujar temannya kala itu, sembari tertawa dan menyerahkan berkas itu ke panitia tanpa sepengetahuan Ghava. Ghava mengira itu hanya lelucon. Sampai hari pengumuman. Nama Ghava Adimas Praharja tercetak paling atas. Terpilih sebagai Ketua OSIS periode ini. Bukan karena visi misi. Bukan karena pidato yang menggelegar. Tapi karena keisengan temannya yang berujung tanggung jawab besar. Di minggu-minggu pertama, Ghava kewalahan. Rapat yang tak ada habisnya, proposal yang harus dikejar deadline, acara Porsema yang menuntut dia turun langsung sebagai pemain basket sekaligus penanggung jawab supporter. Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras.

More details
WpActionLinkContent Guidelines