falling in love with gavin (on going)

falling in love with gavin (on going)

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 17, 2023
CEO muda, tampan , mapan, memiliki perusahaan ternama siapa lagi kalo bukan gavinandra delvantara. yang memiliki sifat posesif pada sahabatnya sendiri Regita putri Adhitama yang padahal mereka tidak memiliki hubungan apa apa atau bisa dibilang tanpa status(HTS). berkat keposesifan dari seorang Gavin , Gita sama sekali tidak bisa kemana mana. Gita sendiri merupakan gadis cantik yang terkenal ramah baik dan ceria. berbanding terbalik dengan Gavin yang memiliki sifat cuek,galak,dan pintar. "aku bosen Gavin kalo dirumah muluuu,ayoo jalan jalan ajaaaa" Gita merengek pada Gavin yang sedang sibuk dengan urusan kantornya "oke kalo kamu ga mau nemenin aku, biarin aku cari cowo ajaaa" ancam gita lalu bangkit dari duduknya ingin pergi meninggalkan Gavin yang masih sibuk dengan laptop nya. Gavin yang mendengar itu sontak langsung menarik tangan gadis ini hingga jatuh kepangkuan Gavin . "saya bikin ga bisa jalan nanti cowo itu" ucap gavin ◍cover by pinterest ◍jangan lupa follow sebelum membacaaa ◍mengandung unsur keuwuan ◍wajib vote dan coment serta tambahkan ke perpustakaan kalian ◍konflik cerita ringan jadi langsung aja merapattt bestieee
All Rights Reserved
#354
sweet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GHAVARI
  • VINDEYLI
  • My possesive boyfriend
  • Sweet Psycho [End]
  • Rasa Yang Hilang
  • DAKSA [END]
  • [MTS 1] More Than Possessive [Sudah Terbit]
  • kiara's dream
  • Double V Sucks
  • Mine, No Exit (END)
GHAVARI

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines