Pesawat Kertas-365 Hari (On Going)

Pesawat Kertas-365 Hari (On Going)

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 20, 2022
Buku ini bukan buku yang bercerita tentang kehidupan yang sekarat atau dunia yang berat, buku ini hanya bercerita tentang dua remaja yang sedang berada di fase dewasa. Dewasa dengan pekerjaan yang memberatkan ketika lamaran di tolak, ketika harus berpisah dengan orang tua demi mencapai arti sebuah kebahagiaan. Entah bagaimana kisah mereka berdua, akankah mereka bisa meraih impiannya dalam waktu 364 hari ataukah malah tenggelam dalam khayalan masing-masing. Yuk baca terus biar ga penasaran!!! Collab with @Chy-ou @Aksara_Ra
All Rights Reserved
#139
angan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • For Him.
  • Dear And Love
  • DISA | broken
  • LENATHAN (hiatus)
  • Rahasia Rasa (COMPLETE)
  • The Secret Of Old School
  • JENARO
  • Cinta Dua Waktu
  • Aska Aldinata

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

More details
WpActionLinkContent Guidelines