Ghost To You

Ghost To You

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 2, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Anggi sudah bertahun-tahun menikah dan entah mengapa hatinya tetap terasa hampa. Suaminya yang sukses pun entah mengapa kian berubah dan mereka menjadi sering bertengkar hanya karena hal sepele. Merasa terpuruk karena pernikahan yang serasa berada di ujung tanduk, Anggi malah dikejutkan oleh sosok teman kecilnya yang telah lama meninggal dan kini menjelma menjadi hantu. Frustasi pun melandanya karena hantu itu terus muncul di mana-mana. Nyatanya janji yang dulu pernah mereka ucap mengikat sang hantu untuk tetap di sisinya sampai ia tiada. Belum usai masalah, sosok pria lain datang ke hidup anggi. Dunianya yang semula hanya abu-abu pun kian acak dengan warna pelangi tumpang tindih bagai lukisan abstrak. Inilah kisah persaingan antara hantu, pria duda dan suami kaya yang memperebutkan seorang wanita.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ujung Semenanjung
  • Kidnapping ( TAMAT )
  • OUR DESTINY [Rewrite]
  • SASHI
  • Bad Seventeen [END]
  • sama rasa
  • ANGGI MAHARANI
  • TOUCHED (End)
  • Yang Pernah Patah
  • Kembali Jatuh Cinta

Minim bicara, datar, lempeng. Murah senyum dan tawanya tidak diobral setiap hari. Seolah harus ada hari spesial yang membuat Gunawan baru bisa merayakannya dengan gelak tawa. Sejak awal, Siwi Hasta Harini tahu lelaki seperti apa yang tengah ia bersamai. Namun, seperti yang banyak orang bilang; manusia itu serakus-rakusnya makhluk. Kata sempurna yang mereka duga di awal ikatan itu sudah mereka buang jauh-jauh pada tahun ke enam. Bagai berada di ujung semenanjung, tinggal menunggu angin menerbangkan dan membuatnya tenggelam. Dalam gelap, dalam ketidak berdayaan, keduanya hanya diberi dua pilihan. Yakni, tenggelam dengan saling menggenggam, atau menerima uluran tangan dari 'yang lain' milik masing-masing untuk membuat keduanya bertahan hidup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines