Rumah
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 20, 2022
Hidup lalu Mati Setelahnya? Apakah ada kehidupan kembali? Jika tidak, aku ingin pulang kerumah lebih awal. Namun jika benar, ia ada-kembali hidup dalam dimensi yang berbeda-apakah kita kembali mati lalu hidup kembali, mati, hidup, mati, dan lalu mengulanginya selamanya. "Tuhan, tambahkanlah aku pengetahuan" Maka diambilah salah satu yang sebenarnya sama sekali bukan kepunyaanku. Yang tertuai hanyalah amarah dan kesedihan-kesadaran akan pelajaran, terlupakan. Langit tetap cerah dan mendung secara bergantian, bulan dan matahari tetap berjalan beriringan, bunga yang mekar lalu layu dengan anggun tetap akan bersemi indah dan gugur pada waktunya. rotasi yang berulang membuat pola yang menyadarkan tiap jiwa yang memohon pada-Nya. Banyak cara yang dilalui tiap kelahiran menuju kepulangan, ada yang pergi dengan penuh senyuman, kesedihan, penyesalan, ataupun rasa penasaran. beberapa menunggu gilirannya yang katanya telah dijadwalkan, tak sedikit juga yang membuka jalannya sendiri menuju Tuhan-Nya. Entah jalan apa yang akan kita lalui menuju jalan pulang itu; atau, mungkin kepulangan yang sesungguhnya ada pada diri kita sendiri "... But maybe Maybe the funny place called home is inside Within..." Sebuah lirik lagu terdengar sesaat sebelum ia tertidur dan benar-benar kehilangan kesadaran.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind the Silence
  • THE CHOICE "SHERA"
  • Jalan yang Bengkok
  • Mengenal Diri, Mencari Tujuan
  • Reinkarnasi Istri CEO
  • PLUVIA
  • Senja yang mendung

Di balik keheningan, ada kisah yang tak pernah benar-benar bisu. Di balik diam, ada doa yang tak terdengar, ada luka yang tak terlihat. Dalam perjalanan yang tak pernah terbayangkan, aku belajar menerima setiap luka, kecewa, dan kehilangan. Tentangku yang tetap berdiri meski hatiku sepenuhnya telah retak. Tentang jiwa yang menyimpan badai di balik senyum, yang memilih diam saat dunia tak mampu memahami dan menangis hanya di hadapan-Nya. Ketika hidup tak berjalan sesuai harapan, ia belajar menerima, memaafkan, dan melepaskan. Behind The Silence bukan hanya tentang kesedihan. Ini tentang perjalanan menemukan makna dalam kehilangan, keikhlasan dalam luka, dan harapan yang perlahan Allah tumbuhkan, meski dari retakan yang paling dalam. Ada air mata yang jatuh tanpa suara, ada luka yang tak pernah terucap, hanya terasa di relung terdalam jiwa. Behind The Silence adalah kisah tentang menerima rapuh, merangkul sepi, dan perlahan belajar bahwa di balik diam, ada doa yang lirih dan harapan yang selalu hidup, meski nyaris padam. Untukmu yang pernah merasa sendiri, buku ini adalah pelukan. Note : Diangkat dari kisah nyata. Tentang kehilangan ayah, perjuangan di tanah rantau, dan langkah kecil untuk berdamai dengan luka. Sebuah perjalanan menuju kekuatan yang lahir dari air mata. Cover by : Canva Written by: misyaanindyaa Ig: @misyaanindyaa_ Tiktok: @misyaanindyaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines