Karena Kamu Dan Takdir

Karena Kamu Dan Takdir

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 21, 2022
Namaku Dihan, lebih tepatnya Dihan Arsyanika. Mahasiswa semester 8 di salah satu kampus di kotaku. Aku anak panti asuhan. Yah bisa di bilang aku tinggal dan besar disana. Tetapi semenjak masuk kuliah aku memutuskan untuk ngekos di salah satu kos dekat dengan kampusku. Kalian pasti bertanya kenapa anak panti asuhan sepertiku bisa kuliah ? yah jawabannya pati beasiswa. Beasiswa yang ku dapatkan adalah beasiswa bidikmisi. Beasiswa yang berbekalkan keterangan tidak mampu dan juga nilaiku yang cukup tinggi. Yah bisa di katakana bahwa aku adalah salah satu siswa terpintar di sekolahku. Hanya menjadi salah satu sudah membuatku bersyukur. Awalnya kehidupanku berjalan seperti bisanya. Tetapi seketika semua berubah setelah bertemu ah tidak bahkan bertabrakan dengan dia. Kejadian itu perlahan membawaku kepada kehidupan yang sebelumnya tidak pernah aku impikan sebelumnya. Inilah kisahku kisa seorang perempuan yang dipertemukan seorang yang merubah seluruh tatanan kehidupanku yang biasa saja. Mampukah aku menjalaninya hanya Allah yang tahu.
All Rights Reserved
#38
anakpanti
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asya Amarra [ By astar1913 ]
  • Wound's Strengthen Oneself (Not Continued)
  • TERLIHAT SEPERTI CULUN TAPI NYATANYA TIDAK
  • Tentang Pemimpi (Kisah Meraih Beasiswa LPDP)
  • christy
  • HAPPINESS IN MY DREAMS [ END ]
  • serpihan hati
  • Don't Talk About Money
  • ❄️Arjuna Prince Ice❄️ Prolog
  • KELAS DUA BELAS XII [FREGIT]

Asya Amarra seorang anak SMA dari status orang tua terkaya no. 4, semua iri dengan kehidupannya? Berprestasi, kebanggaan sekolah, ketua OSIS teladan, termasuk no 1 murid terpintar di sekolah, harapan orang tua anak anak lain? Tapi Asya menyangkal kehidupan nya itu. Yang teman temannya lihat adalah luar nya saja, bahkan kenyataannya tidak ada teman temannya yang mau berkunjung ke rumahnya. Walau pun itu untuk mengerjakan tugas kelompok! Yang berani masuk ke rumah nya hanyalah Raka, Kenzo dan Dean. Teman temannya yang lain hanya bisa menemui Asya di sekolah saja atau ada tiket khusus yang dapat mengajak nya keluar rumah. Hanya teman tema yang dia kenal dari Raka, yang bisa bermain sampai keluar kota dengan nya? *** "Asya, ke Tanggerang yuk" - Arvan "Asya, go lompat ke sini!!" - Darrel "Asya, mau ikut balapan?" - Taufan "Kalian mau ajak gua kemana lagi?" "Kok bisa sampai ga ketahuan papa?" "Kalian jalur dukun ya?" Asya hanya merasa menjadi manusia jiga bersama teman temannya, teman teman yang sering memujinya tanpa tahu kehidupan dibelakang nya. "ASYA!!!!" " NILAI KAMU CUMA INI!!?" "INI!!?" seseorang yang duduk di depan nya melemparkan 2 lembar kertas yang berisikan tanda tangan kepala sekolah SMA negeri itu ke wajah Asya. Asya menatap sinis ke arah seseorang yang di depannya itu. lalu, mengambil kembali kertas rapor nya yang terjatuh di lantai lalu menyobek nya. "Rata rata nya 99 loh?" Ucap asya sambil tersenyum "Papa buta ya?" "Sampai g bisa lihat nilai Asya yang paling tinggi di satu sekolah?" Anak itu berusaha menyombongkan nilainya yang tinggi walau di bandingkan dengan 10 sekolah besar dalam daftar semua universitas menyediakan berbagai macam beasiswa untuknya Di balik semua itu dia menyembunyikan sesuatu...

More details
WpActionLinkContent Guidelines