Fake World Game

Fake World Game

  • WpView
    OKUNANLAR 21
  • WpVote
    Oylar 8
  • WpPart
    Bölümler 1
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Çar, Haz 22, 2022
WpInfo
Kurgu
Romantik
Suasana malam ini cukup baik, di langit sana, ada bulan sabit yang cerah serta banyak taburan bintang yang sangat cantik di sekelilingnya. Malam yang sepi, dan angin yang cukup tenang, menjadi teman Jehan yang saat ini sedang duduk sendirian di teras rumah sambil memainkan ponselnya. "Tapi, gue gak pernah siap kalau ada yang mau pergi dari hidup gue," katanya. "Wajar, mungkin karena orang itu punya kenangan yang berarti buat lo, makannya lo gak pernah mau dia pergi," Setelah selesai membaca jawaban teks singkat yang di kirimkan lawan bicaranya, Jehan pun menghela napas berat, lalu jarinya mulai mengetik keyboard yang ada di ponselnya. "Bener, lo terlalu berarti buat gue, makannya gue gak pernah mau lo pergi." ... Memainkan sebuah permainan di dalam dunia maya membuat Jehan lupa tentang kehidupannya di dunia nyata. Kepercayaan yang sudah hancur, kembali tersusun, dan dinding tebal yang di buatnya, perlahan runtuh. Tapi, di saat Jehan sudah menemukan sebuah tempat untuk bersandar, sosok itu perlahan pergi menjauh sampai menghilang entah kemana. Akhirnya, Jehan pun menyadari betapa bodoh dirinya. "Kamu nyata, tapi untuk memilikimu, mengapa tidak bisa?"
Tüm hakları saklıdır
#171
fake
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Pangeran Kegelapan
  • I HATE YOU KOMANDAN!!! {END} ✓
  • Clingy Badboy [End]
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Fake Nerd Girl [END]
  • Nikah Sama CEO??
  • Beware of The Villain
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • DERAN
  • ZEPHYR : REALITY AND ILUSION

Malam semakin larut, namun tidur menjadi hal yang mustahil bagi Mael. Setiap kali dia memejamkan mata, dunia di sekitarnya seakan berubah. Suara gemerisik dari sudut-sudut ruangan, desahan napas yang tidak berasal dari dirinya, dan bayangan-bayangan yang menari di balik tirai gelap kamarnya membuat dadanya terasa semakin sesak. Saat dia berbalik untuk kesekian kalinya di tempat tidur, suara itu kembali muncul-seperti bisikan yang tertiup dari balik dinding, rendah dan penuh kekuatan. "Mael... Kau tidak bisa lari..." Dia terlonjak bangun, matanya terbuka lebar, jantungnya berdetak keras. Ruangan itu sunyi. Terlalu sunyi. Dia duduk di tempat tidur, menarik napas dalam-dalam dan berusaha meredakan gemuruh di dadanya. Bisikan itu, suara yang sama dengan yang ia dengar di perpustakaan, menghantuinya lagi. Pikiran Mael kacau. Apakah ini nyata? Ataukah dia sudah kehilangan akal? Sejak mimpi itu, dunianya berubah menjadi labirin ketakutan yang tak bisa dia pahami. Mata Mael bergerak ke sudut kamar, ke arah bayangan yang terasa lebih pekat daripada biasanya. Di sana, samar-samar, dia melihat sesuatu. Sesosok tubuh samar yang menyatu dengan kegelapan. Tubuh itu bergerak perlahan, semakin dekat, seperti makhluk yang merayap dari kedalaman mimpi buruknya. "Siapa kau?" Mael berbisik, meskipun dia tahu tak ada jawaban.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi