BECAUSE OF YOU

BECAUSE OF YOU

  • WpView
    Reads 223
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 25, 2015
Genre: Drama, Romance, angst (not sure). Lenght: Chapter. Warning: Just a fiction, dont take it so serious^^ and, forgive me for miss editing/typo. Faint Sekuel Prev Because it’s You-One I don’t know what i feel, it’s just like a river, flow. When i realize he is not here to hold me tigh. I just wanna close my eyes, and when i open it i will see him in a few second. Like he is real for me. * Him. Lelaki itu selalu datang ke cafe ini disetiap jam makan siang, dan selalu menatapku. Jika aku harus mendeskripsikan, aku merasa dia seperti bunga matahari yang selalu menatap matahari. Dimana matahari itu adalah aku. Oke, aku tahu aku terlalu berlebihan. Tapi, itu kenyataannya. Dia selalu disana, disudut yang sama menatap apapun yang kukerjakan. Awalnya aku risih, tapi lama kelamaan entah mendapat dorongan dari mana akupun mulai mengamati apapun yang ada dalam dirinya. Kebiasaannya, kesukaannya, apa yang dibencinya, aku tahu. Hanya saja— aku tidak pernah tahu namanya dan alasannya menghilang…
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fai
  • DENTING  [Revisi]
  • cerita apa ajh
  • [COMPLETED] 7 Days
  • Dreams Come True [END]
  • 𝐃𝐫𝐚𝐦𝐚𝐭𝐢𝐜 𝐈𝐫𝐨𝐧𝐲 ✔️
  • Memories in Moon
  • Sexy Daddy
  • It Takes Two To Tango  | No Longer Entirety
Fai

Real story of fai "Walaupun aku lari ngejar kamu,, aku selalu dibelakang mu... Bagi ku,, kau itu kaya angin,, aku tau kemana kamu pergi.. Aku juga tau darimana kamu datang.. Tapiiii... Aku gak bisa bikin kamu tetep ada disamping ku! " Suasana menjadi hening sekitar 5 detik setelah fai mengucapkan itu. "Dan aku tau.... Aku lagi menggapai angin! " sambung fai lagi "Mmmmmhhhh.... U have to believed,, " "............." fai hanya diam sambil menundukkan kepala menatap makanannya yang baru hilang sepotong ujung garpu. "Sebenarnya ferra cape temm.. Dihantui rindu! " sambung ferra "........kalo ngga kuat jangan dipaksa yuutt" "Kok..??? " bingung ferra "Bukan ada yang laen.. Kamu tau arti menggapai angin? " tanya fai "Ummm.... " ferra menggelengkan kepala sambil menyedot jus "Menggapai angin" sahut cowo itu dengan nada pelan, hening terjadi lagi sekitar 3 detik seakan ia berat mengungkapkan arti ucapannya. "Angin itu ngga bisa digapai" sambungnya "Kalo gitu,, jangan anggap aku angin" jawab ferra dan ia memegang tangan kiri kekasihnya "..............

More details
WpActionLinkContent Guidelines